AKBP Suyudi Ario Seto Gantikan AKBP Muhammad Darwis Sebagai Kapolres Bogor

BOGOR-GemilangNews.Com

Bertempat di lapangan Mako Polres Bogor Kota Kedung Halang, Jalan KS Tubun, Kota Bogor,Jumat (07/10) serah terima jabatan (Sertijab) di laksanakan,AKBP Suyudi Ario Seto gantikan AKBP Muhammad Darwis sebagai Kapolresta Bogor Kota

AKBP Muhammad Darwis kini menjadi Kapolres Klaten, Jawa Tengah. Sementara itu, AKBP Suyudi Ario Seto yang sebelumnya dari Wakapolres Metro Jakarta Barat menjadi Kapolres Bogor Kota.

Selain kegiatan Sertijab, dilakukan juga kenaikan tipologi status Polres Bogor Kota menjadi Polresta Bogor Kota Polda Jabar.

Sertijab dipimpin Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Bambang Waskito yang bertindak sebagai inspektur upacara dan dihadiri juga oleh seluruh Kapolres dan Kapolresta diseluruh Jawa Barat. Hadir juga Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Nurhayanti serta unsur Muspida Kota dan Kabupaten Bogor.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Bambang Waskito mengatakan, ini adalah proses pergeseran yang rutin terjadi di lingkungaan polri tour of beauty atau tour of area. Ini juga sebagai upaya pembinaan dalam rangka menyikapi dinamika organisasi agar dapat terus hidup untuk melayani masyarakat. Oleh karena itu, pelaksana sertijab dituntut komitmen untuk dapat melakukan tugas dan peran sekaligus kepercayaan pimpinan polisi yang harus dijalankan secara profesional.

“Kedepan saya berharap terbangun sinergitas yang baik dengan berbagai unsur, baik di internal maupun eksternal. Kapolresta Bogor Kota yang baru juga diharapkan dapat melakukan akselerasi dan peningkatan kinerja pelayanan di berbagai bidang,” ujarnya.

Dikatakan dia, dalam melaksanakan tugas harus dilakukan penanganan secara komprehensif dan profesional dalam setiap pelaksanan tugas. Diharapkan kepada Kapolresta Bogor Kota untuk segera melakukan inventarisasi masalah kamtibmas dan konflik dengan melakukan upaya-upaya preventif guna meningkatkan kepekaan sosial masyarakat. Selain itu, harus tetap juga melakukan kegiatan turun langsung blusukan ke bawah dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan unsur elemen masyarakat lainnya.

Dalam penanganan kasus juga, tambahnya, harus dilakukan proses hukum dengan humanis dan memperhatikan kearifan lokal.

Kaitan dengan kenaikan tipologi status Polres Bogor Kota menjadi Polresta Bogor Kota, Bambang menambahkan, semua pendukung akan dilakukan penguatan, baik secara sarana, prasarana maupun personilnya. Status Polresta di Jawa Barat ada dua, diantaranya Polresta Bandung dan Polresta Bogor Kota.

“Kita akan lakukan penguatan dan memenuhi tugas tugas kepolisian yang dilaksanakan oleh Polresta Bogor Kota ini, diantaranya penambahan sarana, prasarana dan personil, termasuk wilayah juga akan bertambah. Kalau saat ini hanya ada enam kantor Polsek di Kota Bogor, nantinya akan dipertimbangkan untuk penambahan kantor Polsek yang berada disekitar wilayah Kota Bogor untuk masuk ke Kota Bogor. Intinya ini hanya soal pelayanan saja, dan perekrutan kantor Polsek disekitar perbatasan masuk ke Kota Bogor untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan, untuk memimpin Polresta Bogor Kota ia akan mengajak segenap elemen masyarakat dan stakeholder maupun unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor untuk bersama sama melakukan pengamanan. Seperti diketahui bahwa di Kota Bogor ini terdapat Istana Bogor dimana Presiden Joko Widodo tinggal, sehingga menjadi prioritas pengamanan. Persoalan lalu lintas akan menjadi perhatian utama karena lalu lintas di Kota Bogor cukup padat dan angkutan umum juga sangat padat, sehingga rekayasa lalu lintas dan pembenahan di jalan diperlukan kordinasi semua pihak.

“Kita juga akan memetakan potensi konflik di Kota Bogor, baik situasi saat ini maupun untuk pengamanan situasi akan datang dengan berbagai agenda agenda,” tutupnya.

Reporter: A.S/AL

CopyAMP code

JELAJAHI