Korem 044/Gapo: Mensosialisasikan Formula Bios 44 Di Jambi

JAMBI-Gemilangnews.com

Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, Disanpothan TNI AL, Pemerintah Daerah dan BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar pelatihan atau loka karya masyarakat maritim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut dengan mengajak Tim Garuda Dempo Team Research (GATOR) Korem 044/Gapo untuk mensosialisasikan formula Bios 44 dan Nusantara Gapo 44, Selasa (17/4/2018).Kegiatan ini diikuti oleh ratusan personel dari unsur TNI, Polri, KLHK, BPBD, Damkar, para Kepala Desa, SKK Migas dan unsur masyarakat serta pihak terkait di wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat Jambi.

Dalam sosialisasinya, Tim GATOR Korem 044/Gapo yang disampaikan oleh Serda Adi Santoso menyampaikan, bahwa awal munculnya Bios 44 dan Nusantara Gapo 44 hasil inovasi Korem 044/Gapo dalam rangka untuk mencegah dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan gambut yang sering terjadi di wilayah Sumatera Selatan. “Formula Nusantara Gapo 44 yaitu formula berbentuk busa pemadam api yang praktis, ekonomis aman dan ramah lingkungan, yang berfungsi memadamkan api dengan cepat, karena formula ini membentuk busa yang dapat melaminasi permukaan yang terbakar sehingga oksigen tidak dapat masuk dan api dapat cepat padam,” terangnya.Lebih lanjut, Serda Adi menjelaskan, bahwa Bios 44 sendiri bersifat cair dimana berisi gabungan agen hayati dari simbiosis mutualisme antar mikroorganisme yang berfungsi untuk mempercepat proses pembusukan material organik sehingga mampu memproduksi endospore yang dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama dalam kondisi ekstereme sekalipun yang bermanfaat mengurai tahan tandus menjadi subur serta dalam perikanan dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas air dan yang lebih hebat lagi adalah dapat memperbaiki area bekas tambang hingga dapat ditanami kembali setelah 2 bulan diberi Bios 44. “Bios 44 sebagai solusi dalam pencegahan kebakaran Hutan dan Lahan terutama lahan gambut, karena fungsi dari Bios 44 untuk menutupi rongga lahan gambut, sehingga apabila terjadi kebakaran lahan api tidak merambat sampai ke pangkal, selain itu juga Bios 44 dapat berfungsi meningkatkan Ph tanah dan air sehingga tanaman dapat tetap hidup dan subur meskipun pada musim kemarau,” urai Adi Santoso.

Dalam kegiatan ini, terlihat para peserta sangat antusias dalam menerima materi pengenalan Bios 44 dan Nusantara Gapo 44 yang baru dikenalnya, Diakhir kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan praktek pengembangan Bioss 44 dan demonstrasi pemadaman api dengan menggunakan Nusantara Gapo 44.

Reporter: Nopri

Sumber: Penrem 044/Gapo