AKIBAT PKL MEMBANDEL,PULUHAN WARGA PASAR CIBADAK,ONTROG KANTOR UPTD PASAR CIBADAK

SUKABUMI – GemilangNews.Com

Guna mempertanyakan ketegasan dari pihak UPTD Pasar Cibadak tentang banyaknya Pedagang Kaki Lima ( PKL ) yang berjualan di Zona terlarang,puluhan pedagang yang berada di los sayuran mendatangi kantor UPTD Pasar Cibadak,di Jln.Suryakencana,Cibadak,Sukabumi,Jawa Barat,Rabu ( 7 / 9 ).

Kepala UPTD Pasar Cibadak,Wawan Suherman.S.IP.M.Si kepada GemilangNews.Com mengatakan bahwa tindakan tersebut  merupakan hal yang wajar,dikarenakan itu merupakan hak dari para penghuni atau pedagang pasar cibadak yang menempati los,dikarenakan dengan kondisi perekonomian saat ini yang sedang melemah,dikarenakan tantangan dan persaingan semakin banyak,sehingga mereka mengadukan keluhannya kepada kami tentang banyaknya Pedagang Kaki Lima yang menurut mereka keberadaannya menyalahi aturan,Ujarnya.

Untuk itu,kami dari UPTD Pasar Cibadak bersama pengurus Perwapas Pasar Cibadak,demi terciptanya kondusifitas keamanan diwilayah pasar cibadak,akan segera mengambil langkah dan tindakan tegas kepada PKL untuk tidak berdagang dilokasi – lokasi terlarang diwilayah pasar cibadak,Tuturnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Perwapas Pasar Cibadak,Ule Supardi,dirinya bersama semua pengurus Perwapas pasar cibadak yang merupakan tempat menampung aspirasi dan keluhan dari warga pasar sangat mengerti dan paham tentang tuntutan dan yang dirasakan dari para pedagang,dikarenakan kalau mereka para pedagang kaki lima hanya beberapa jam saja berjualan tanpa memikirkan biaya sewa dan administrasi lainnya dan cara mereka menggelar dagangannya pun berada di zona terlarang di wilayah pasar cibadak,untuk itu kami bersama UPTD Pasar Cibadak dan keamanan pasar akan menertibkan keberadaan para Pedagang Kaki Lima tersebut,Pungkasnya.

Reporter : Rizal

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

  1. … [Trackback]

    […] Read More here to that Topic: gemilangnews.com/2016/09/07/akibat-pkl-membandelpuluhan-warga-pasar-cibadakontrog-kantor-uptd-pasar-cibadak/ […]

JELAJAHI