PELAKSANAAN PENERTIBAN KJA DIMULAI DARI YANG TIDAK PRODUKTIF

PURWAKARTA-GemilangNews.Com

Proses penertiban KJA Jatiluhur rencana nya akan segera di tertibkan, begitu menurut

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0619 Purwakarta, Letkol Inf Ari Maulana, S.Sos.

Dalam sambutan nya,dandim memastikan proses penertiban keramba jaring apung (KJA) Jatiluhur akan berlangsung aman, damai serta kondisif.

Saya berharap setelah semua pengusaha ikan akan mendapatkan surat pemberitahuam terlebih dahulu,tujuan nya tak lain agar ketika akan di lakukan penertiban keramba jaring apung semua petani bisa menerima secara legowo dan saya  berkomitmen saya tetap berharap dan  akan selalu mengedepankan komunikasi efektif dengan seluruh petani ikan. Jika kita akan memulai melakukan penertiban,dari pihak pihak kita tidak akan melakukan dengan cara-cara yang dipandang arogan. 

“Penertiban KJA kami pastikan akan berjalan kondusif, aman dan lancar dan itu semua harus kita jaga keamanannya secara bersama sama,” kata Dandim usai sosialisai penertiban KJA bersama petani di halaman kantor Paguyuban Pengusaha Ikan (PPI) Jatiluhur, Kamis (23/03).

Dalam hal ini,Letkol Inf Ari bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban KJA.

Adapun dalam operasi yang akan dilaksanakan untuk memulai penertiban keramba jaring apung tersebut kita sudah mengagendakan nya awal April 2017 mendatang,terangnya.”

Lebih lanjut,Dandim mengatakan, penertiban tersenut  tidak akan secara  langsung meratakan habis KJA yang ada di seputar Waduk Jatiluhur,namun  Penertiban keramba jaring apung tersebut akan  kita lakukan secara bertahap dan kami akan menertibkan KJA yang sudah rusak dan tidak produktif lagi,Lantas KJA yang tidak berizin,”terangnya.”

Setelah itu,kemudian  penertiban dilakukan untuk KJA non Purwakarta.

Hal tersebut juga tetep akan melalui tahapan yang ada yaitu tahapan  berupa surat pemberitahuan, agar masyarakat yang memiliki KJA bisa mempersiapkan segala sesuatu nya,tandasnya.”

Setelah KJA di tertibkan,para pemilik diperkenankan mengambil bangkai KJA yang sudah berhasil ditarik ke darat. “Nanti ada dua regu yang telah kami siapkan, regu pertama menertibkan di air dan regu kedua di darat. KJA bisa diambil oleh pemilik,” kata Dandim.”

Di tempat terpisah,menurut  Ketua PPI KJA Jatiluhur H. Yana saat di konfirmasi awak media mengatakan,saya sangat  mengapresiasi dan sangat mendukung pihak pemerintah daerah, yang mengarahkan proses kepada penertiban. Pihaknya akan  mendukung langkah yang akan di lakukan oleh pemerintah daerah ini, Namun pernyataan nya berbeda jika yang dilakukan berupa upaya penzeroan,terangnya.”

“Kami sangat berharap,jika hal ini akan di zerokan,hal ini diharap untuk di kaji ulang,sebab jika hal ini tetep akan di zerokan lalu bagaimana nasib para petani ikan kedepan nya,apalagi saat ada anggota yang menyatakan berkat mengelola ikan anak anak saya bisa saya sekolahkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi seperti sekolah menengah  atas,terangnya.”

Dalam hal ini,saya pastikan semua petani saya jamin pasti akan  mendukung untuk penertiban,namun Mudah-mudahan tidak langsung di zero kan ,” kata H. Yana.”

H.Yana menyebut,dari semua KJA yang ada di sekitar, kurang lebih ada  6.000 KJA yang dinyatakan tidak produktif,dan untuk  penertiban tersebut kita ikut menerima,tapi jikalau akan di laksanakan  penzeroan KJA secara menyeluruh kita lihat aspek-aspek yang lain,dan saya  Mohon untuk dikaji ulang lagi,”Minimal dari jumlah 34 ribu KJA saya sangat berharap kembali kepada pemerintah daerah dan kami berharap dari jumlah tersebut di atas minimal atau maksimal  disisakanlah  sebanyak 20 ribu KJA kata H.Yana.

Reporter: Ones

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

  1. … [Trackback]

    […] Read More here to that Topic: gemilangnews.com/2017/03/23/pelaksanaan-penertiban-kja-dimulai-dari-yang-tidak-produktif/ […]

  2. … [Trackback]

    […] Find More on that Topic: gemilangnews.com/2017/03/23/pelaksanaan-penertiban-kja-dimulai-dari-yang-tidak-produktif/ […]

JELAJAHI