SEKDA KABUPATEN SUKABUMI : KITA AKAN TINJAU ULANG PERIZINANNYA JIKA MEMANG TIDAK SESUAI

SUKABUMI – Gemilang News.Com

Dengan adanya kejadian longsor tembok penahan tanah yang terjadi beberapa waktu lalu dimana material longsoran dari Turap tersebut menutup saluran air sungai leuwi panjang sehingga hal tersebut mendapatkan perhatian serius dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi,dikarenakan ada sesuatu yang ganjil dalam dugaan perizinan pembangunannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun GemilangNews.Com,perizinan rekomendasi yang diajukan pertama kali oleh pihak pengelola adalah untuk rumah makan lesehan,akan tetapi pada kenyataannya dibangun beberapa kamar yang diduga untuk kos-kosan ataupun hotel kelas melati yang letak pembangunannya pun diduga menyalahi peraturan tentang garis sempadan sungai.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi,Drs.H.Iyos Somantri.M.Si kepada GemilangNews.Com mengatakan bahwa jika memang rekomendasi perizinan yang diajukan oleh pihak kecamatan dan dikeluarkan oleh Dinas Bpmpt nya tidak sesuai dengan fakta dilapangan,maka kami akan segera ambil langkah tegas untuk meninjau ulang perizinan pembangunan tersebut. photogrid_1479616029329

” Jika perizinan yang sudah di keluarkan tidak sesuai dengan fakta pembangunan dilapangan dan diluar ketentuan,maka kami akan tinjau ulang perizinan tersebut” Ujarnya.

Masih kata Sekda,kita disini pemerintah kabupaten sukabumi merupakan pelayan terhadap masyarakat,akan tetapi masyarakat yang mengajukan dan yang melakukan pembangunanpun dalam pelaksanaannya harus sesuai  antara rekomendasi yang diajukan dengan perizinan yang di keluarkan BPMPT.

” Dengan adanya dugaan permasalahan perizinan yang berbeda antara surat rekomendasi dari kecamatan tentang peruntukan pembangunan dengan surat izin yang sudah dikeluarkan BPMPT  ini,kami menghimbau kepada pengusaha untuk taat dan patuh terhadap peraturan perizinan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten sukabumi,apabila tidak sesuai, mungkin perizinannya akan kami kaji ulang atau bahkan bisa kami lakukan pencabutan izin” Pungkasnya.

Reporter : Rizal

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

JELAJAHI