Kabupaten Purwakarta Raih Invesment Award 2016

PURWAKARTA-GemilangNews.Com 

Pemerintah kabupaten purwakarta kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Kali ini datangnya dari Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kabupaten Purwakarta yang mendapatkan penghargaan Investment Award 2016 sebagai salahsatu nominasi penyelenggaraan perizinan terpadu (bidang investasi) terbaik yang digelar Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia.

Investment Award tahun ini digelar di Auditorium BKPM, Jakarta, senin pagi tadi (30/5/2016). Selain kabupaten purwakarta, ada sekitar 9 kabupaten lain, 10 kota dan 10 provinsi yang juga mendapatkan nominasi serupa.

Bagi kabupaten purwakarta, penghargaan di bidang investasi ini adalah yang kesekian kali sejak 2008 lalu berturut-turut hingga tahun 2016 ini. Sekretaris Daerah purwakarta, Padil Karsoma yang menerima penghargaan, mengaku senang mendapat penghargaan ini. Pihaknya menaruh perhatian serius bagi dunia usaha dan investasi yang ada dan yang datang ke purwakarta.

“Allhamdulillah yah kita rutin dapat (penghargaan). Ini bukti komitmen kami di purwakarta bagi kepentingan dunia usaha dan investasi. Perizinan baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun dalam negeri kita profesional layani dengan baik dan mudah tentunya.”, jelas Padil.

Menurut Padil, bukti pelayanan perizinan investasi yang cepat, mudah dan profesional di purwakarta bisa dilihat dengan iklim usaha yang terus berkembang di purwakarta, kawasan industri semakin luas. Tingkat keamanan investasi yang baik.

“Masalah buruh bisa diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan antara serikat buruh, pengusaha termasuk pemerintah sebagai penengah. Kami jamin para investor akan nyaman berinvestasi di purwakarta. Terutama investor Asing yang setiap tahun memperlihatkan grafik peningkatan. Untuk 2015 saja investasi kita naik 230 persen,”. tambahnya.

Kepala BKPM, Franky Sibarani mengungkapkan penghargaan ini diberikan bagi Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang mampu menyelenggarakan PTSP terbaik di daerahnya. Penghargaan yang dilakukan setiap dua tahun tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong proses deregulasi hingga ke daerah.

“Bapak Presiden Jokowi, dalam rapat terbatas evaluasi Paket Kebijakan Ekonomi 1-12, 24 Mei 2016, memberi arahan membentuk gugus tugas Tim Pemantauan Paket Deregulasi yang salah satu tugasnya mengawal pelaksanaan paket deregulasi 1-12 hingga ke daerah.”, ujarnya.

Dari data yang dimiliki BKPM, berdasarkan hasil kualifikasi dan ‎penilaian atas penyelenggaraan PTSP 2016, dari total 561 daerah Provinsi, Kabupaten, Kota, KEK dan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (KPBPB), tercatat 526 daerah telah membentuk PTSP dan 35 belum membentuk. ‎

“Daerah yang telah membentuk PTSP terdiri dari 34 Provinsi, 385 Kabupaten, 98 Kota, 5 KPBPB dan 4 KEK. Kemudian daerah yang belum membentuk PTSP terdiri 31 kabupaten dan 4 KEK,” jelas Franky.

Franky menambahkan, bahwa penilaian dan kualifikasi PTSP ini dilakukan BKPM bersama Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Kemenko Bidang Perekonomian, Kemendagri, Kemenpan dan RB, Kemenperin, Kemenkeu, Kemendag, Bappenas, BPKP, KPPOD dan BKPM.

“Dari hasil penilaian dan evaluasi tersebut, PTSP yang terbaik diharapkan akan menjadi salah satu acuan bagi dunia usaha dalam memilih lokasi investasinya. Serta akan menjadi percontohan bagi daerah lainnya,” harapnya. ‎

Penganugerahan PTSP terbaik untuk provinsi, kabupaten dan kota tersebut diharapkan mampu berkontribusi positif pada pencapaian target investasi nasional tahun 2016. Untuk diketahui, BKPM menargetkan capaian realisasi investasi bisa tumbuh 14,4 persen pada tahun ini dari target tahun lalu mencapai Rp 594,8 triliun.

Realisasi ini dikontribusi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 386,4 ‎triliun atau naik 12,6 persen dari target PMA tahun lalu, serta dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 208,4 triliun naik 18,4 persen dari target PMDN tahun lalu.

Reporter: W.S

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

JELAJAHI

error: Content is protected !!