Guru Honorer Tuntut Kesejahteraan

SUKABUMI-GemilangNews.Com

Sejumlah guru honorer  madrasah di Kecamatan Nagrak menuntut agar kesejahteraan guru honorer lebih ditingkatkan. Sebab, penghasilan sebesar Rp1.500.000 per bulan masih jauh untuk memenuhi Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Itulah yang dirasakan salah satu guru honorer di Madrasah Aliyah Madani Nagrak, Kampung Cihanjawar, Desa Cihanjawar, Kecamatan Nagrak, Ahmad Taufik ( 45 ). “Saya masih dibayar Rp1.500.000 per bulan. Jadi, kalau dibilang sejahtera,untuk ukuran hari ini, kayaknya belum kearah situ,” kata Ahmad kepada GemilangNews.Com.

Menurut dia, guru honorer di sekolah  itu masih mendapatkan gaji Rp1.500.000. Meski dengan gaji minim, bukan berarti guru honorer tidak maksimal dalam mendidik para siswa. “Kami tetap semangat memajukan pendidikan. Meski gaji saya minim, karena sudah menjadi kewajiban,demi ikut mencerdaskan bangsa, maka saya tetap semangat untuk mengajar,” tambahnya.

Hal serupa dikatakan, Deuis (37) guru honorer disalah satu Madrasah Tsanawiyah, yang sudah mengabdi selama sembilan tahun. Ia mengaku mendapatkan upah yang kecil.  Namun untuk menambah penghasilan, kebanyakan guru di sekolah tempat dia mengajar, mengajar di sekolah lain usai mengajar di sekolah ini. “Untuk menambah penghasilan, saya juga mengajar di sekolah lain. Kalau cuma mengandalkan gaji dari satu sekolah ya repot,” katanya.

Deuis berharap pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan guru madrasah  dengan menambahkan bantuan seperti tunjangan maupun lainnya. “Saya berharap pemerintah mau memperhatikan nasib guru madrasah. Kalau bisa ada tambahan tunjangan,” harapnya

Reporter : Rizal

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

  1. … [Trackback]

    […] There you will find 74001 more Information to that Topic: gemilangnews.com/2016/05/05/guru-honorer-tuntut-kesejahteraan/ […]

JELAJAHI