Proyek Tak Bertuan Menjamur Di Indramayu

Indramayu-GemilangNews.com

Bangunan tembok pagar dan musolah
Puskesmas desa Temiyang kecamatan Kroya kabupaten Indramayu,di duga Merupakan proyek tak bertuan,Sebab Sejauh ini pelaksanaan proyek tersebut sudah berlangsung,tapi tidak ada plang proyek terpasang di lokasi bangunan.

Hasil pantauan GemilangNews.com
Senin 10/06/2019 terlihat proyek bangunan tersebut sudah di kerjakan. dan menurut informasi yang di peroleh proyek tersebut proyek pemerintah yang di tunjuk langsung Dinas Kesehatan Pemkab Indramayu.
Namun sangat disayangkan sampai saat ini plang proyek tidak terpasang di lokasi bangunan.Sehingga menimbulkan pertanyaan masyarakat,sedangkan pemasangan papan proyek adalah suatu keharusan sesuai dengan ketentuan yang dituangkan Undang – undang No 14 tahun 2008,tentang Informasi Publik.

Dalam pembangunan tembok pagar dan bangunan Mushola Puskesmas Temiyang tersebut dikerjakan oleh puluhan orang yang di perkirakan proyek tersebut nilainya ratusan juta rupiah,namun karena tidak ada papan proyek,akibatnya masyarakat tidak mengetahui berapa volume,biaya serta sumber dana untuk pembangunan proyek tersebut.

Dikatakan salah seorang pekerja
bangun yang namanya minta di rahasiakan,”saya sendiri tidak tahu siapa pemborongnya dan orang mana
karena jarang ada di lokasi,dia datang
kalau mau bayaran saja,katanya.

Berkaitan dengan adanya pembangun
tersebut, saat awak media ini hendak
Konfirmasi ke Pimpinan Puskesmas Temiyang tidak ada di tempat.

Di jelaskan salah satu pegawai Puskesmas Temiyang yang tidak mau di sebut identitasnya,pihak Puskesmas sendiri tidak tahu dengan masalah proyek ini, karena semuanya sudah di atur oleh dinas,termasuk pemborongnya pun tidak tahu.

“Saya hanya mendapat informasi pembagunan tersebut merupakan proyek yang di tunjuk langsung oleh dinas”pungkasnya di ruang tunggu
Senin 10/06/2019.

Sangat di sayangkan informasi yang seharusnya dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah tapi nyatanya tidak di Indahkan. Proyek yang berada di Puskesmas Temiyang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu di Duga merupakan Proyek yang tidak bertuan.

Untuk diketahui padahal Kewajiban seorang Wakil Rakyat yang telah memperjuangkan aspirasi Rakyat namun pelaksanaannya dilapangan yang dikerjakan oleh pihak Kontraktor tidak sesuai aturan UU Republik Indonesia, diduga nantinya akan menimbulkan indikasi Korupsi berjamaah. (Rakiwan)