Kangkalingkong Bisnis LKS

BOGOR-GemilangNews.Com

Sepertinya dunia pendidikan tidak bisa lepas dari buku Lembar Kerja Siswa (LKS). Ini terlihat jelas bagaimana setiap sekolah dalam ajaran tahun baru selalu kasak kusuk dalam melakukan bisnis tersebut,mungkin ini sudah menjadi ladang buat mencari tambahan awal tahun ajaran baru.

Dari beberapa temuan di lapangan kami tim investigasi gabungan antara media GemilangNews.Com dan LSM LIPPN menemukan praktek kecurangan bisnis buku LKS tersebut,dengan modus bahwa paket 3 mata pelajaran yang di biayai oleh APBD di perjual belikan oleh Kepala Sekolah dengan dalih di kelola oleh komite sekolah. Padahal 3 mata pelajaran tersebut sudah di anggarkan dalam APBD adapun mata pelajaran tersebut di antaranya Matematika, Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Di saat di klarifikasi pihak sekolah ini selalu menggunakan alasan yang klasik, ini di pergunakan oleh Kepala Sekolah jika kedatangan awak media. Sepertinya mereka sudah ada perjanjian satu sama lain, Ibarat Koor yang kompak.

Sekolah yang terindikasi dalam praktek tersebut adalah SDN Ciluar, Kepala Sekolahnya Gunarto dari hasil wawancara kami, Gunarto mengatakan, ” Nilai di anggarkan APBD Rp: 6000 dan di bagikan secara cuma-cuma alias Gratis, tapi pada kenyataannya oleh di jual seharga Rp: 9000 perbuku.

Sementara distibutor buku yang menjual LKS tersebut merupakan pemain-pemain lama atau antek-anteknya yang dapat mengatur niaga buku LKS tersebut.

Untuk itu sebaiknya pihak Dinas terkait jangan menutup mata atau pura-pura tidak tahu mengenai praktek tersebut karena ini selalu berulang kali.

Sepertinya yang di harapkan masyarakat selama ini bahwa program pendidikan yang bermutu tidak harus mahal hanyalah isapan jempol belaka.

Gunarto yang menjabat sebagai Ketua K3SD Bogor Utara di duga mengamini dengan adanya kecurangan tersebut.

Reporter: RTP

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

JELAJAHI