RATUSAN MASSA KECAMATAN JAMPANG TENGAH DUKUNG KADES CIJULANG TOLAK PERPANJANGAN SURAT HGU

SUKABUMI – GemilangNews.Com

Terkait dengan adanya dugaan tindakan intervensi terhadap salah seorang kepala desa,ratusan warga masyarakat Jampang Tengah,datangi kantor Kecamatan Jampang Tengah,Sukabumi,Jawa Barat ( 16 / 9 ).

Berdasarkan informasi yang dihimpun gemilangnews.com,ratusan warga tersebut berasal di Kampung Bojonglopang Desa Jampang Tengah Kecamatan Jampang tersebut terkait dengan akan dilaksanakan rapat yang di lakukan oleh Pemerintah Daerah ( Pemda) Kabupaten Sukabumi dikantor kecamatan yang menurut mereka diduga untuk mengintervensi Kades Cijulang, Ujang Enoh,S.Pd yang enggan menandatangani Perpanjangan Kontrak  Hak Guna Usaha (HGU) PT Bumi Loka di Desa Cijulang.

Dan dalam acara rapat tersebut di hadiri  oleh Kepala Ditshutbun Kabupaten Sukabumi,Gatot,Kabag Pertanahan,Taufik Gumilar,Camat Jampang tengah,Anas    Anjasmara,Kapolsek Jampang tengah, AKP Samsuri,Danramil yang diwakili Serma Endang Suherman,Direksi Perkebunan PT.Bumi Loka yang diwakili,Dwi Yulianto.

Abdul Manaf (30) salah seorang warga,kepada GemilangNews.Com mengatakan bahwa dirinya bersama ratusan warga yang lain,mendatangi kantor Kecamatan untuk memberi dukungan kepada kepala Desa Cijulang agar tetap tidak menandatangani Surat Perpanjangan Hak Guna Usaha yang di minta oleh pihak Pemda yang beberapa waktu lalu oleh Bupati Sukabumi saat idul adha meminta semua kepala Desa agar menandatangani Perpanjangan Kontrak HGU tersebut,berdasarkan informasi yang kami dapat,semua kepala desa sudah menandatangani surat tersebut,akan tetapi hanya satu Kades yang enggan memberikan tandatangannya.

” Kami hadir kesini untuk mengawal dan memberikan dukungan kepada kades Cijulang agar tetap konsekwen untuk tetap tidak menandatangani surat perpanjangan HGU tersebut ” Ujarnya.

Masih kata Manaf,dirinya yang juga anggota BPD Desa Cijulang menambahkan, jika benar terbukti adanya intervensi yang dilakukan pihak Pemda kabupaten sukabumi,bagi kami sebagai masyarakat begitu menyakitkan,mengingat HGU  yang hanya di kelola sebagian dari luas tanah tersebut harus di perpanjang. Padahal Tambahnya tanah tersebut telah di kelola oleh warga masyarakat dan menjadi salah satu tempat untuk mencari kehidupan.

” Kami sayangkan bila pemerintah daerah hanya mendengar pihak perkebunan dan justru tidak memperhatikan masyarakat, padahal sebelumnya perkebunan dan masyarakat telah berkomitmen yang telah di sepakati bersama bahkan di saksikan oleh pihak Pemda sendiri.”Tuturnya.

Kami heran dengan pihak Pemkab sukabumi,Ia mengaku jika pihaknya dan Kades akan mendukung apabila komitmen yang telah di sepakati tentang Perpanjangan Kontrak itu di laksanakan.” kami yakin bila komitmen di laksanakan kita juga tidak akan menolak” Tegasnya.

Sementara itu pihak Pemkab Sukabumi yang di wakili oleh Kabag Pertanahan, Taufik Gumilar membantah jika pihak Pemda mengintervensi Kepala desa untuk menandatangani surat perpanjangan HGU , melainkan rapat tersebut merupakan tahapan yang wajib dilakukan oleh pemerintah menindaklanjuti rekomendasi Bupati yang telah di setujui oleh semua pihak” Bukan intervensi,tapi menindak lanjuti surat rekomendasi dari Bupati untuk di bahas kembali agar sesuai” Terangnya.

Ia menambahkan jika rapat tersebut hanya mengoreksi surat permohonan yang telah di setujui akan tetapi ada kekeliruan,sehingga pihaknya mengumpulkan kembali untuk menyelesaikannya.” Ada kekeliruan pendapat tentang hasil surat yang telah disepakati dan hari ini alhamdulillah selesai”Pungkasnya.

Reporter : Rizal

CopyAMP code

JELAJAHI