Proyek Senilai 2,3 Milyar Di Duga Di selewengkan Oknum Kepsek SMP Negeri 3 Ciomas

Bogor – GemilangNews.Com, Proyek senilai Rp. 2.3 Milyar dari Kementrian Pendidikan di duga telah terjadi penyelewengan yang di lakukan oleh Oknum Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ciomas.

Berdasarkan informasi yang di berikan narasumber kepada GemilangNews maka di putuskan untuk menginvestigasi kebenaran informasi tersebut dan menerjunkan tim kelokasi pembangunan SMP Negeri 3 Ciomas.

Menurut narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya “ia mengatakan bahwa pembangunan gedung sekolah SMP Negeri 3 Ciomas tersebut sewakelola bukan penunjukan langsung maupun proses lelang tender.PhotoGrid_1471178797995

Hal serupa di ungkapkan oleh salah satu pekerja pembangunan sekolah tersebut diri nya mengaku heran dan tidak mengerti nama PT yang mengerjakan pembangunan sekolahan tersebut yang berlokasi di Desa Kota Batu, karena mereka hanya cuma pekerja yang mengerjakan pembangunan sekolahan tersebut jadi tidak tahu dan mengerti terkait masalah yang sedang terjadi.

Dengan berbekal informasi yang di himpun oleh Tim GemilangNews berdasarkan keterangan narasumber, tim mencoba menemui Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ciomas Drs. Sulastri., Mpd guna meminta komfirmasi terkait dugaan penyelewengan dana pembangunan sekolah tersebut dengan nada gugup dan terbata-bata “ia menjelaskan kepada tim prihal pembangunan sekolah bahwa PT ada yang sekarang sedang mengerjakan pembangunan sekolah tersebut berasal dari Semarang namun dirinya tidak mengetahui nama PT dan tidak terdapat plangnya dan nanti akan dipasang karena sedang di buat tutur kepala sekolah SMP Negeri 3 Ciomas.PhotoGrid_1471178824611

Terkait dugaan penyelewengan serta penyalah gunaan wewenang dan jabatan Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Bogor, Dovi angkat bicara terkait persoalan tersebut “menurutnya ada indikasi dan dugaan bahwa kontraktor tersebut tidak lain adalah Kepala Sekolah itu sendiri mengingat Pemerintah sendiri membuat peraturan sebelum membangun sudah harus ada IMB terlebih dahulu jangan mentang-mentang itu proyek pemerintah lantas prosedur dan tahapan mekanisme nya tidak di jalankan sebagai mana mestinya.

Dovi juga sudah melayangkan 2 x surat resmi guna menanyakan perihal pembelian besi – besi untuk pembangunan sekolah yang semestinya baru sesuai dengan RAB namun semuanya melanggar aturan dan tidak pernah ada tanggapan oleh kepala sekolah dan terkesan menghindar Itu yang dikatakan oleh Dovi selaku Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Bogor.

Hingga saat berita ini diturunkan tidak ada penjelasan resmi dari pihak Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ciomas terkait dugaan penyalah gunaan jabatan dan wewenang serta penyelewengan anggaran pembangunan sekolah tersebut.

Reporter: Rahman

JELAJAHI