Dugaan Permainan Oknum Pemkot Kota Bogor Dibalik Pembongkaran Pasar

BOGOR – GemilangNews.Com

Malam takbiran beberapa ruas Jalan di Bogor mengalami kemacetan,di antaranya perempatan Empang, BTM, Jalan Dewi Sartika, Jln MA Salmun.

Kemacetan bukan hanya di akibatkan oleh kendaraan yang hilir mudik melainkan banyaknya pasar dadakan seperti halnya pasar dadakan yang berada di jalan dewi sartika,depan mesjid agung sampai Jalam MA Salmun banyak pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya sampai memakan bahu jalan.

Sekitar pukul 18:50 wib banyak masyarakat yang berbondong-bondong datang ke jalan dewi sartika alasannya mereka akan berbelanja kebutuhan lebaran, bukan hanya pakaian, sepatu bahkan kebutuhan lainnya tersedia di sana.

Ditemui di sela-sela keramaian Seila yang merupakan warga Dramaga mengatakan, “Setiap malam takbiran tiba saya sudah biasa belanja di sini bersama tetangga kampung rombongan memakai mobil bak terbuka, selain pakaian, sepatu dan kebutuhan lainnya, disini harganya pun murah karna diskon, kalau hari-hari biasa saya hanya bisa beli satu tapi kalau malam takbiran gini saya bisa dapat dua barang dalam satu harga, misalnya celana jeans haru biasa saya beli harga 150 ribu rupiah tapi kalau sekarang 150 rb bisa dapat dua”, ungkap seila sambil asik memilih barang belanjaannya.

Sangat di sayangkan kemeriahaan suasana takbiran menjadi terganggu lantaran dilokasi yang tidak jauh dari seila belanja terdapat aktifitas pembongkaran yang dilakukan oleh pemkot bogor.

Saat tim investigasi GemilangNews.Com mencoba mengikuti pembongkaran dilokasi pasar anyar hingga pukul. 03.00 Rabu, ( 06/07), menemukan beberapa pedagang yang engan disebutkan namanya mengaku mengeluhkan tindakan yang dilakukan oleh Oknum Pemkot Bogor yang melakukan pembongkaran tersebut, ia harus mengeluarkan kocek untuk dapat berjualan dilokasi yang sedang dibongkar, ada oknum yang dengan sengaja memperjual belikan lapak dari kisaran harga 500 ribu hingga 5 juta rupiah angka yang cukup mengejutkan, meskipun setiap tahun dilakukan pembongkaran masih tetap begitu-begitu saja tidak ada perubahan yang berarti, tetap tidak nyaman, semrawut, kumuh, sesak, tidak tertata dan dikelola dengan baik, permasalahan PKL Pasar Anyar,  MA Salmun dan sekitarnya itu tertuju pada alokasi lahan pasar jambu dua yang sedang bermasalah (Angkahong), apakah masyarakat bogor yang harus merasakan ketidak becusan pengelolaan pasar oleh Pemkot Bogor yang tidak pernah ada ujungnya dan hanya pemborosan dana yang di keluarkan pemerintah kota (Pemkot) Bogor.

Berapa anggaran yang di keluarkan Pemkot untuk pembongkaran pasar anyar itu.?, karna sampai saat ini tidak pernah ada ujungnya dan cenderung asas manfaat dari tahun ke tahun terus seperti itu.

Di perlukan perhatian serius pemkot bogor jika ingin melakukan pembenahan dan penataan kembali pasar sesuai dengan peruntukannya, bukan aksi  tahunan menjelang lebaran.

Reporter: 2N/RTP

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

JELAJAHI