Premanisme Menguasai Plaza Bogor

BOGOR-GemilangNews.Com

Kasus pemukulan dan pengeroyokan yang menimpa HE yang terjadi di Plaza Bogor Kamis (30/06) berlanjut dengan penganiayaan dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam) terhadap DM (33 Thn) yang menjadi korban pemukulan hingga penusukan, peristiwa terjadi di tengah keramaian pasar pukul 17:00 Jum’at (01/07).

Saat di temui di Polresta Kota Bogor Jalan Kapten Muslihat DM yang merupakan korban penusukan mengatakan, “Awalnya saya hanya menanyakan kenapa sampai terjadi pemukulan, mereka kan kerja di sini mencari nafkah tapi kenapa malah di pukuli”, itu pertanyaan saya melalui sms, tapi tidak di respon oleh pelaku.

Paginya saya datang ke pasar bogor karna saya mau menjemput rekan saya yang memang saat itu sudah janjian, sambil nunggu rekan saya, saya sms pelaku, dari awalnya juga komunikasi kita baik dan saya mengatakan saya ada di depan pasar, setelah tau saya ada di depan pasar pelaku menjemput saya dan mengajak ngobrol di belakang, tanpa ada curiga sedikitpun saya ikut pelaku kebelakang, sesampainya saya di belakang kami tidak berbicara panjang lebar, saya langsung di pukul dan di sabetin golok, pelaku tidak sendiri ternyata di sana sudah ada 4 orang rekannya, pelaku ini sangat kenal baik dengan saya dan kami tidak pernah ada masalah makanya saat kejadian ini saya merasa kaget, karna saya tidak punya pemikiran sampe kesitu, karna kami tidak ada masalah”, ungkap DM
Korban yang sudah berlumuran darah mencoba menyelamatkan diri tapi pelaku masih tetap mengejar korban dengan mengayunkan golok di tangannya sampai di depan jalan utama pasar bogor dan korban langsung meminta rekannya yang kebetulan penjaga palkir untuk star motor. Korban langsung di larikan ke rumah sakit vania untuk mendapat pertolongan,korban mengalami luka sabetan golok di lengan, pergelangan tangan dan 22 jahitan di tulang rusuk.

Saat kejadian tak ada satupun pihak keamanan yang melerai dan menolong,padahal dengan beringasnya si pelaku mengayunkan golok yang panjang dan mengejar korban tapi di biarkan begitu saja.

Sehari sebelumnya Menurut sumber HE juga mengalami kejadian pemukulan dan pengeroyokan oleh DI pada hari kamis, korban HE sudah melakukan visum dirumah sakit PMI Bogor dan sudah melaporkan pelaku ke Polsek Bogor Tengah namun tidak ada tangapan dan tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, sampai saat ini pelaku masih belum di amankan”, ungkap HE

Lebih lanjut salah seorang korban pemukulan dan pengeroyokan mengatakan, “Hari ini DM yang menjadi korban pemukulan dan penusukan, berarti sudah ada 2 korban dan pelaku yang sama, dari pelaku yang 5 orang ini sebagian sata kenal dab sebagian saya tidak kenal karna wajah merasa asing buat saya”, jelas DM

“Di jaman seperti ini ko masih ada orang yang melakukan seperti ini lebih mengedepankan kekerasan,kalau memang ada masalah kenapa tidak di bicarakan baik-baik jangan melakukan tindakan yang anarkis seperti ini, ” Saya meminta di tindak tegas sesuai hukum,karna ini merupakan tindakan percobaan pembunuhan,saya di jemput sama satu orang dan sampai di belakang tiba-tiba yang lain memukul saya dan mengayunkan golok ke saya, berarti ini sudah di rencanakan oleh mereka”

Sampai berita ini diturunkan tidak ada satupun reaksi pihak kepolisian untuk menangani masalah ini dengan serius Dan menangkap pelaku pengeroyokan yang disertai dengan penusukan oleh DI terhadap HE dan DM,seharusnya pelaku sudah di amankan,jangan sampai ada korban lagi baru aparat  terkait melalukan tindakan,Ada apa dengan aparat kepolisian Polresta Bogor.?

Reporter : 2N/RTP

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

  1. … [Trackback]

    […] Find More Info here on that Topic: gemilangnews.com/2016/07/01/premanisme-menguasai-plaza-bogor/ […]

JELAJAHI