Di Duga Ada Pungutan LSM Patriot Siliwangi Pertanyakan Noutulen

PURWAKARTA-Gemilang News.Com.

Ketua LSM Patriot Siliwangi kabupaten purwakarta indra Irawan,SH.mengkritik adanya dugaan pungutan yang di lakukan oleh pihak sekolah sebesar Rp.400ribu rupiah per siswa dengan dalih uang pungutan tersebut akan di pergunakan untuk biaya membeli album,plakat dan biaya makan makan serta perpisahan.adapun jumlah siswa dan siswi disekolah SMAN 2 sadang purwakarta terkait dana penarikan sumbangan pada siswa-siswi yang membuat wali murid resah, pasalnya dana yang di pungut dari wali murid terlampau memberatkan.jum,at( 13/05).”

Masih menurut Indra,jika memang rapat tersebut telah di sepakati oleh orang tua wali murid kapan pelaksanaan rapat tersebut di gelar,materi apa saja yang di tuangkan dalam berita acara rapat orang tua siswa tersebut untuk pungutan biaya perpisahan,apakah dalam rapat tersebut di setujui oleh pihak orang tua siswa,jangan karena ada anak petinggi di sekolah tersebut sehingga pungutan untuk biaya perpisahan bisa di syahkan begitu saja,ucap indra.

Lebih lanjut,indra mengatakan saat indra mengkonfirmasi kepala bidang H.Zainudin saat di konfirmasi menjelaskan ya sudahlah pak indra,bapak jangan teriak teriak di sini lebih baik pak indra datangi saja kepala sekolah negeri SMAN 2 sadang nya tapi jangan bawa bawa wartawan TV jelasnya.Kedatangan para wali murid ini berharap SMA Negeri Sadang untuk melakukan kebijakan menurunkan standar sumbangan tambahan yang dibebankan pada siswa atau wali murid,kata indra.

Lebih lanjut,indra mengatakan saat indra mengkonfirmasi kepala bidang H.Zainudin saat di konfirmasi menjelaskan ya sudahlah pak indra,bapak jangan teriak teriak di sini lebih baik pak indra datangi saja kepala sekolah negeri SMAN 2 sadang nya tapi jangan bawa bawa wartawan TV jelasnya.Kedatangan para wali murid ini berharap SMA Negeri Sadang untuk melakukan kebijakan menurunkan standar sumbangan tambahan yang dibebankan pada siswa atau wali murid,kata indra.

Kita akan datangi SMA Negeri 2 ini karena Keluhan-keluhan dari wali murid terkait, pungutan masih terjadi di sekolah-sekolah. Saya harap tidak lagi terjadi pungutan-pungutan dengan alasan apapun. Apalagi di sekolah penerima BOS. Karena, hal itu sudah diatur dalam Permendiknas Nomor 60 tahun 2011 Pasal 3,” kata Indra Irawan,SH selaku ketua LSM Patriot Siliwangi .

Menurutnya, pada Permendiknas menyebutkan bahwa sekolah atau penyelenggara pendidikan dilarang memungut dalam bentuk apapun. Dengan demikian, pihaknya berharap agar Pemkab melalui dinas terkait lebih tegas melakukan penindakan terhadap sekolah-sekolah yang masih melakukan pungutan-pungutan yang memberatkan wali murid.

Pertemuan tersebut mengisyratkan kepada seluruh sekolah negeri di purwakarta untuk tidak melakukan pungutan yang memberatkan “SMA negeri 2 akan menjadi contoh untuk berani mengubah kebijakan dengan berpihak pada wali murid,”kata indra.”

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1, Kandham mengaku akan mengambil langkah menurunkan besarnya sumbangan yang dibebankan pada siswa.”Kami memang tidak harus bersuara keluar, karena sebenarnya kami dari SMAN 2 sudah berupaya menurunkan,”tegas .

Reporter: WS

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

  1. … [Trackback]

    […] Read More on to that Topic: gemilangnews.com/2016/05/13/di-duga-ada-pungutan-lsm-patriot-siliwangi-pertanyakan-noutulen/ […]

JELAJAHI