Ratusan Calon Kepala Desa Di Sukabumi Jalani Tes Kesehatan Dan Narkoba

SUKABUMI-GemilangNews.Com

Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sukabumi telah masuk kedalam tahapan Tes Pemeriksaan Kesehatan para Calon Kepala Desa seperti yang terlihat di Ruangan Gedung Poli Edelweiss RSUD Sekarwangi,Jln.Raya Siliwangi No.49 Cibadak,Sukabumi,Jawa Barat,Kamis ( 14 / 4 ).

Berdasarkan Pantauan GemilangNews.Com, sejak pagi hari ruangan Poli Edelweiss Sekarwangi sudah disesaki Calkades dari beberapa wilayah dikabupaten Sukabumi. Rencananya, di RSUD Sekarwangi ini sebanyak 173 Calkades akan diperiksa dan 150 diperiksa  di RSUD Palabuhanratu. Selain tim medis dari dua rumah sakit tersebut yang dilibatkan, juga dalam tes ini diikuti oleh tim dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten ( BNNK ) Sukabumi ,Jika dari hasil tes tersebut ditemukan calon yang positif, maka dipastikan calon tersebut akan dicoret dari pencalonan Pikades.IMG_20160414_195229

Serta terlihat aparat kepolisian dari Polsek Cibadak beserta anggota Koramil 0711 Cibadak ikut menjaga keamanan pelaksanaan Tes Kesehatan Para Calon Kades Tersebut.

Yudi Mulyadi,Kabid Pemerintahan Desa pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Sukabumi kepada GemilangNews.Com mengatakan,dalam Pilkades serentak kali ini sekarang sudah dalam tahapan tes pemeriksaan kesehatan para Calon Kepala Desa dan pelaksanaannya selama tiga hari dari hari ini hingga hari sabtu,dan jumlah darinya sebanyak 323 Calon Kades (Calkades) akan dites Narkoba didua  tempat, yakni di RSUD Sekarwangi sebanyak 173 orang dan di RSUD Palabuhanratu sebanyak 150 orang, Tes Narkoba kepada setiap Calkades ini merupakan pertama kalinya dilakukan di Jawa Barat. Hal ini dilakukan berdasarkan kepada Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa.

“Tahapan ini sesuai dengan amanat UU. Setiap Calkades harus bersih dari Narkoba, makanya selama tiga hari ini kita jadwalkan pemeriksaan terhadap 323 Calkades se Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Masih kata Yudi, jika dalam tahapan tes Narkoba ini ditemukan Calon kepala desa yang positif menggunakan Narkoba, maka dengan terpaksa Calon kepala desa tersebut akan dicoret dari pencalonan. Pasalnya, salah satu tujuan dari tes tersebut yakni untuk menyeleksi dan memverifikasi Calon kepala desa dari penggunaan barang haram.

“Sesuai Amanat Undang – Undang,untuk calon itu maksimal lima orang dan minimal dua orang akan tetapi pada pelaksanaannya ada beberapa desa yang mendaftar menjadi calon kepala desa sampai 9 orang,untuk itu melalui rangkaian tes seperti inilah, kita lakukan seleksinya,” imbuhnya.

Dan saat disinggung mmengenai anggaran yang dialokasikan Pemkab Sukabumi untuk perhelatan Pilkades serentak ini, Yudi menyebutkan sebesar Rp3,1 miliar anggaran sudah disiapkan. Para Calkades yang mengikuti perhelatan ini tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

“Semua tahapan Pilkades ditanggung Pemda Sukabumi. Sebesar Rp3,1 miliar sudah disiapkan untuk perhelatan ini. Semoga saja, tahapan dari awal sampai selesai berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.

Salah satu Calon Kepala Desa yang berasal dari Desa Batununggal Kecamatan Cibadak, Hadi ( 42) dirinya sangat mendukung dengan tahapan Pilkades yang disisipkan dengan adanya tes Narkoba. Menurutnya, selaku pimpinan tentunya harus bersih dari penggunaan barang haram seperti Narkoba.

“Kami setuju dengan adanya tes ini. Karena bagaimanapun, Calon pemimpin disamping harus pintar dan paham juga harus bersih dari yang namanya Narkoba,” pungkasnya.

Reporter : Rizal

CopyAMP code

JELAJAHI