Jembatan Hampir Ambruk,Satu Rumah Warga Terendam Banjir

BOGOR-GemilangNews.com

Jembatan penghubung Kp.Lemah Neundeut dan Kp.Pasir Kuda Rt 01/04 Desa Pancawati, Kec Caringin, Kab Bogor hampir ambruk,hal itu di Sebabkan karna beton bawah jembatan hancur di karnakan air meluap naik hampir melewati badan jembatan,akibatnya pondasi jembatan yang memiliki panjang 8 Meter dan tinggi 3 meter itu hancur.

Umar Suganda selaku Ketua Rw 04 mengatakan, “Pada tanggal 10/03 jembatan yang menghubungkan desa Pasir Kuda ke jalan utama itu hampir ambruk karna tidak adanya dana jembatan tersebut baru di perbaiki pada tanggal 15/03, dana yang di gunakan untuk perbaikan jembatan tersebut warga dapatkan dari kepala Desa pancawati dan Swadaya masyarakat,dan kami bergotong royong untuk pengerjaannya”,ungkap umar.

Lebih lanjut umar mengatakan, Sampai saat ini kami belum mendapatkan bantuan dari pemerintah terkait perbaikan jembatan ini,kami berharap agar pemerintah lebih tanggap,karna jembatan ini sudah 10 tahun di bangun tapi belum pernah di perbaiki,kami selaku warga Lemah Neundeut dan Pasir Kuda berharap agar pemerintah cepat menurunkan dana untuk merenopasi jembatan tersebut”, ujarnya.

Bukan cuma jembatan hampir ambruk hal serupa terjadi kepada salah seorang Warga yang bernama Iyah janda berusia 60 tahun,rumahnya jebol tersapu air kali yang akhir-akhir ini sering meluap karna di akibatkan curah hujan semakin meningkat, “Malam itu kira-kira Pukul 23:00 Wib,saat saya tertidur pulas tiba-tiba saya di kejutkan dengan keadaan kamar dan rumah saya yang sudah terendam air”,jelas Iyah

Abubakar sidik ketua RT. 01 Desa Pancawati menambahkan, “Dengan adanya kejadian tersebut saya sudah laporkan kepada pihak Desa namun sampai saat ini belum terrealisasi,tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut, warga hanya mengalami kerugian harta benda saja yang dialami oleh warga yang rumahnya mengalami kebanjiran, Harapan dari warga agar pemerintah secepatnya menangapi dan memperbaiki pondasi yang rusak sesuai dengan permohonan warga agar peristiwa banjir ini tidak terus berkelanjutan”.

Reporter: Acep A Rahayu

CopyAMP code

Reader Interactions

Trackbacks

JELAJAHI