Penyuluhan Kampung KB, di Desa Campang Gijul Kecamatan Abung Pekurun

Lampung Utara- GemilangNews.Com- Kegiatan Penyuluhan Kampung KB kegiatan banggakencana, di desa Campang Gijul Kecamatan Abung Pekurun kabupaten Lampung Utara acara digelar di Aula Desa setempat. Selasa (07/07/2020)

Penyuluhan KB dihadiri oleh Camat Abung Pekurun, Buhori, KUPT Rosmala Dewi, S.Kom, Boby kadarsyah sebagi narasumber, Taudi Hepon selaku kepala desa, dan peserta Pokja kampung KB dan kelompok Poktan.

Dalam Sambuta Taudi ” Saya atas nama kepala desa mengucapkan terima kasi atas kehadrian Tim penyuluhan KB dari kecamatan berserta jajaran, pihaknya juga berharap dengan adanya kegiatan pembinaan seperti ini yang dapat menjadi salah satu motivasi bagi masyarakatnya yang sudah berkeluarga seksligus selamt datang didesa kami ini”,kata taudi

Buhori Selaku Camat
” Dengan adanya penyuluhan KB di desa, kita berharap agar kedpannya masyarakat semakin paham dengan adanya program keluarga kecil bahagia dan tidak ada lagi masyarakat yang kurang memahami, tujuan pemerintah agar adanya kampung KB”,harapan Buhori.

Ros maladewi mengatakan “Kampung KB, kedepannya akan menjadi ikon program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Kehadiran Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

“Prinsipnya Program KKBPK mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga. Penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan”.jelas Ros

Boby sebagai narasumber menjelaskan
“Kampung KB juga merupakan wujud dari pelaksanaan agenda prioritas pembangunan Nawacita ke 3, 5, dan 8. Nawacita ketiga yaitu yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Nawacita kelima yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta Nawacita kedelapan yaitu melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan”.pungkas boby. (mht)

JELAJAHI