Menuju Banten Zero PMK, Polda Banten Ikuti Apel Siaga

SERANG-GemilangNews.Com,- Karoops Polda Banten Kombes Pol Dedi Suhartono menghadiri Apel Siaga Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Pada Ternak di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten pada Selasa (09/08).

Kegiatan apel ini dipimpin oleh Inspektur Jendral Kementan Dr. Jan Maringka, S.H., M.H. diikuti oleh 150 peserta yang berasal dari 20 unsur/instansi terkait mulai dari APH (Kepolisian dan Kejaksaan), TNI, Jajaran Kementan, OPD terkait lingkup Provinsi Banten, serta Karantina Pertanian.

Melalui apel siaga tersebut, Jan Maringka selaku Pembina Apel ingin memotivasi seluruh stake holder terkait untuk menggelorakan semangat pengendalian PMK serta memastikan bahwa pengendalian PMK di Provinsi Banten berjalan secara optimal, “Melalui apel ini saya selaku pembina apel memotivasi kepada seluruh stake holder untuk menggelorakan semangat pengendalian PMK serta memastikan bahwa pengendalian PMK di Provinsi Banten berjalan optimal,” kata Jan Maringka.

Jan Maringka juga menambahkan dalam rangka efektivitas pengendalian PMK di Provinsi Banten perlu dibangun sinergitas dan kerjasama yang baik, “Dalam rangka efektivitas pengendalian PMK di Provinsi Banten perlu dibangun sinergitas dan kerjasama yang baik diantara steakholder yang terkait, khususnya yang tergabung dalam satgas pengendalian PMK, dan juga diharapkan pembentukan satgas PMK dapat dilanjutkan sampai ke seluruh kabupaten/kota,” ucap Jan Maringka.

Jam Maringka menjelaskan Dalam kesempatan apel siaga PMK tersebut, dilakukan penyerahan bantuan vaksin 4.400 dosis beserta kelengkapannya kepada Dinas Pertanian Provinsi Banten dan bank pakan 4 unit kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak dan Dinas Pertanian Kabupaten Serang, “ Selain itu juga dilakukan penyerahan bantuan vaksin 4.400 dosis beserta kelengkapannya kepada Dinas Pertanian Provinsi Banten dan bank pakan 4 unit kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak dan Dinas Pertanian Kabupaten Serang, bantuan pompa air 4 unit, power thresher 1 unit, Unit Pengolahan Hasil (UPH) kedelai 1 unit dan pestisida nabati 2.225 liter kepada kelompok tani di Provinsi Banten. “Kami mengharapkan dengan bantuan tersebut dapat meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas pertanian yang akhirnya dapat memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Banten”, tutup Jan S. Maringka.

Dalam apel Pejabat (PJ) Gubernur yang diwakili oleh Sekretariat Daerah Banten Moh, Tranggono mengatakan meskipun angka penularan penyakit tersebut masih terbilang rendah, namun diperlukan langkah-langkah yang serius untuk penanganannya, “Meskipun angka penularan penyakit tersebut masih terbilang rendah, namun diperlukan langkah-langkah yang serius untuk pengendalian penyakit agar tidak semakin meluas, karena PMK ini dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup tinggi,” kata Tranggono.

Moh. Tranggono juga mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik penyelenggaraan apel siaga PMK, “Inisiasi dari Irjen Kementan ini sangat berarti dalam mempercepat pengendalian PMK di Banten,” tambah Moch Tranggono.

Karoops Polda Banten Kombes Pol Dedi Suhartono pada kesempatannya menyampaikan utamakan upaya pencegahan dini, selalu monitoring dan pengawasan sampai level bawah dengan melibatkan Bhanbinkamtibmas, Babinsa, Forkopimda serta berkerjasama dengan berbagai kalangan dalam penanganan dan mencegah PMK pada hewan ternak, “Hari ini kita melaksanakan Apel Siaga. Untuk itu, semua pihak dapat berkerjasama dan mengantisipasinya PMK pada hewan ternak,” jelas Dedi.

Dedi menghimbau melalui apel siaga ini semua komponen termasuk masyarakat harus siap dalam menghadapi PMK pada ternak, “Dalam apel ini saya berharap kepada semua komponen dan masyarakat harus siap dalam menghadapi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” tutup Dedi (Bidhumas).

CopyAMP code

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan

JELAJAHI