Kejari Indramayu, Resmi Naikan Kasus Belanja Makan Minum Santri dan Harian Santri Tahfizh ke Tingkat Penyidikan

Indramayu,-GemilangNews.com- Pada hari Jumat 5/08/2022, Tim penyelidik kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu resmi tingkatkan status penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan belanja makan minum harian santri Tahfizh kabupaten Indramayu Tahun Anggaran (TA) 2020 ke tahap Penyidikan.

Kepala kejaksaan Negeri Indramayu melalui kepala Seksi Intelijen kejari Indramayu Gunawan SH, membenarkan Informasi tersebut,” Benar , Pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Sekretariat Daerah telah menganggarkan dana sebesar Rp. 1.449.000.000 ( satu milyar empat ratus empat puluh sembilan juta rupiah) dalam kegiatan belanja Makan dan Minum Harian Santri Tahfizh, Muhafizh dan Admin Takhasus di Rumah Tahfizh yang merupakan implementasi dalam mewujudkan Visi dan Misi Rumah Tahfizh Al-Qur’an dan menciptakan generasi penghafal Al-Qur’an 30 jus dan atas kegiatan tersebut kemudian ditetapkan Peraturan Bupati Indramayu No. 31 tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Rumah Tahfizh Al-Qur’an.

Namun miris dari total anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah kabupaten indramayu tersebut diduga telah disalahgunakan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab dengan melawan hukum atau menyalahgunakan kewenangan kesempatan atau sarana sehingga kuat akan dugaan, sehingga menimbulkan kerugian keuangan Negara yang tidak sedikit. Bermula dari dugaan tersebut tim jaksa penyelidik secara berkesinambungan melakukan serangkaian upaya pengumpulan bahan dan keterangan juga berdasarkan kesimpulan memang ditemukan adanya dugaan kuat peristiwa pidana tindak pidana korupsi sejak awal perencanaan sampai dengan pelaksanaan kegiatan belanja makan minum rumah Tahfidz kabupaten Indaramayu (TA 2020), sehingga berdasarkan hasil ekpose dan petunjuk pimpinan, resmi ditingkatkan status nya ke tahap penyidikan dengan dikeluarkannya surat perintah penyidikan Nomor Print- 01/M.2.21/Fd.1/2022 tanggal 04 Agustus 2022 dari Kepala Kejaksaan Indramayu, yang nantinya tim penyidik kejaksaan Negeri Indramayu tentunya akan lebih mendalam melakukan serangkaian upaya penyidikan guna menentukan nilai kerugian keuangan Negara yang timbulkan serta tentunya dalam hal menemukan tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut” Paparnya

Selanjutnya Gunawan juga menyampaikan, “Kami meminta dukungan dari seluruh pihak agar tahap penyidikan terkait dugaan makan minum santri tahfidz ini dapat berjalan lancar, sesuai dengan yang diharapkan dan kami segera dapat menentukan tersangka. Karena dugaan tindak pidana korupsi belanja makan minum santri tahfiz menurut kami sangat sangat mencederai masyarakat, bayangkan santri santri tahfidz ini merupakan pilar penegak berdirinya agama, dan sudah sepantasnya mendapatkan yang terbaik, jadi apabila dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan tersebut memang terbukti diselewengkan ini bukan saja menyangkut kerugian keuangan Negara namun sudah sangat mencoreng marwah kabupaten Indramayu yang salah satunya dikenal dengan kabupaten santri”Ungkapnya.

Penulis- Bang,ay/Hery

Redaktur- Admin GemilangNews

CopyAMP code

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan

JELAJAHI