Demonstran Inginkan Presiden Tetapkan Perppu Pembatalan Omnibus LAW Cipta Kerja

Jakarta, GemilangNews.Com- Dari mulai disahkannya UU Cipta Kerja oleh DPR beberapa hari lalu, berbagai komponen masyarakat, buruh dan tentunya mahasiswa yang selalu menjadi garda terdepan melakukan aksi demo guna menyerukan penolakan dari pengesahan Omnibus LAW UU Cipta Kerja demi kesejahteraan masyarakat. 

Tiada lain tiada bukan, dengan tujuan yang sama, para demonstran ini menginginkan adanya Penetapan Peraturan Pengganti Undang – undang (Perppu) oleh Presiden RI tentang pembatalan Omnibus LAW UU Cipta Kerja yang beberapa hari lalu di sahkan oleh DPR RI. 

Dari pantauan dilapangan oleh Reporter kami, Arif, ditemui di Jl. Medan Merdeka Timur, tepatnya didepan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Farel selaku Koordinator Lapangan (Korlap) aksi dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, pada demo kali ini meminta agar pemerintah dapat membatalkan keputusan yang dinilai tidak berimbang terhadap para pekerja (buruh). 

“Kami dari Bhayangkara Jakarta raya, Bekasi hari ini ada 2.500 mahasiswa, jadi kami menuntut perppu dari Presiden untuk membatalkan undang – undang yang diketuk palu saat diam – diam kemarin oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Yang dimana juga dalam undang – undang tersebut telah banyak juga isu – isu politik yang dituju ke masyarakat ini Hoax itu Hoax tapi ternyata yang disebutkan oleh humas humas dari luar negeri itu hoax tidak ada dasar dari akademik.” Ujar Farel kepada reporter kami dilapangan. Kamis, 08/10/2020

Dirinya menilai undang – undang cipta kerja ini membuat keresahan terhadap seluruh masyarakat. 

“Kita merasakan keresahan yang sama, berdasarkan kajian yang kita buat dari bulan februari yang lalu, kita ingin undang – undang tersebut tidak di sahkan di negeri ini, agar dapat kembali ada check n balance jadi tidak ada penguasa investor segala macam dan kembali seperti kemarin.” Pungkasnya. 

Laporan terakhir dilapangan, diinformasikan oleh Arif, situasi saat ini di Jl. Medan Merdeka Timur, didepan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat dan Harmoni masih diramaikan oleh para demonstran. 

Reporter : Arif

Admin     : Redaksi GN

JELAJAHI