Seperti Tak Merasa Salah, Pelaku Penculikan Bocah 15 Tahun ini Malah Pamer Foto Mesra di Facebook

Jakarta, GemilangNews.Com- Bocah berusia 15 tahun bernama Putri Audina Wijaya dikabarkan hilang sejak 8 September 2020 lalu. Kabar hilangnya bocah perempuan yang akrab disapa Audi ini beredar di media sosial.

Dalam banyak postingan, Audi yang berkebutuhan khusus ini hilang setelah diculik oleh pria tak dikenal yang diketahui bernama Pradita Bayu Aji.

Satu di antara postingan diunggah akun Facebook bernama Danu Maulana Putra pada Selasa (22/9/2020) lalu.

Postingan di Akun Facebook

“Pelaku penculikan anak keterbelakangan mental. Pelakunya yang bernama ‘Pradita Bayu Aji’.”

“Terakhir infonya pelaku berada di Magelang-Boyolali. Korban hilang sejak awal september.”

“Mohon dibantu ya mbah info jika melihat pelaku maupun korban. Terima kasih,” tulisnya.

Setelah kabar hilangnya Audi beredar, pelaku justru mengunggah foto mesra dengan Audi di akun Facebook-nya.

Sebelumnya, berita ini sudah tayang di Tribunnews, Setelah ditelusuri oleh salah satu media online (Tribunnews), Sabtu (26/9/2020), akun Facebook milik pelaku sudah hilang.

Saat dikonfirmasi, pengacara keluarga Audi, dari Kantor Hukum LAW FIRM Fahris & Partner, yaitu Fachria SH membenarkan kabar bocah hilang dan penculikan anak tersebut.

Fachria menjelaskan, Audi hilang dari rumahnya sejak Selasa (8/9/2020). Kala itu, Audi tengah memberi makan kucing di depan rumahnya yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menjelang malam, Audi tiba-tiba menghilang. Keluarga pun berupaya mencari keberadaan Audi hingga ke wilayah lain, namun tidak membuahkan hasil. 

“Karena semakin panik kami buat laporan kehilangan ke Polsek Kemayoran pada Kamis (10/9/2020) karena menunggu 1×24 jam,” ujar Fachria kepada Tribunnews, Jumat (25/9/2020).

Kolase : Laporan Polisi dan Laporan KPAI. Dok. (Redaksi GN)

Setelah membuat laporan, keluarga pun mulai menginformasikan hilangnya Audi ke media sosial. Beberapa hari kemudian, beredar foto mesra Audi bersama seorang pria paruh baya.

Keluarga sangat terkejut melihat foto tersebut sebab Audi tampak tidak berbusana di samping pria itu. Dalam perihal ini, Publik menduga, Audi telah diperkosa.

“Kami menduga anak ini diapa-apain, apalagi dia berkebutuhan khusus, nggak ngerti apa-apa. Baca dan tulis saja tidak bisa.” Ungkap salah seorang yang menanggapi peristiwa ini. 

“Berkembang juga ada informasi, Audi hilang di daerah ini dan itu, tapi kami cari sampai sekarang belum ketemu,” ungkap Fachria.

Tak lama kemudian, tiba-tiba seseorang yang mengaku bos dari pelaku menghubungi pihak keluarga. Rupanya, pelaku bekerja sebagai tukang bakso keliling.

Setelah kabar hilangnya Audi mencuat ke publik, gerobak bakso dan motor milik perusahaan dibawa kabur pelaku. Sosok ini pun menginformasikan, pelaku kerap memamerkan Audi sebagai istrinya.

“Bosnya juga mencari pelaku, mungkin ada barang yang dibawa, tapi sampai sekarang belum ketemu,” katanya.

Keluarga pun sangat menyesali tindakan dari pelaku. Terlebih sosok Audi dikenal membanggakan karena berprestasi dalam bidang olahraga.

“Ini sangat disesali kok bisa ada orang tega melakukan hal itu. Meski berkebutuhan khusus, tapi Audi punya prestasi.” Katanya

“Dia jago olahraga, lomba lari dan futsal selalu menang,” tandasnya.

Terakhir pada Selasa (22/9/2020) lalu, pihak keluarga mengajak seorang saksi untuk memberikan keterangan kepada Kepolisian. Rupanya, saksi perempuan ini pernah diculik pelaku sebelum Audi.

Menurut Fachria, korban yang juga merupakan anak berkebutuhan khusus sempat dibawa kabur oleh pelaku selama sebulan dan ditemukan di Jombang, Jawa Timur.

Foto : Law Firm Fahris & Partner. Dok. (Redaksi GN)

Korban akhirnya berhasil lolos karena bisa membaca dan menulis serta mengingat nomor telepon keluarganya.

“Kalau di Facebook kami telusurin rata-rata teman pelaku adalah anak perempuan berkebutuhan khusus,” paparnya.

“Kami menduga selain Audi ada korban-korban lain yang diperlakukan sama tapi tidak berani melapor,” tambah Fachria. 

Hingga kini, pihak keluarga telah menuntaskan laporan dan masih mencari keberadaan Audi.

“Pihak keluarga sudah membuat laporan polisi, pertama tanggal 10 September untuk berita kehilangan.”ujarnya. 

“Karena sudah ramai di media sosial dan pelaku berani mempublish foto ke Facebook, pada 24 September kami membuat laporan tentang dugaan penculikan dan persetubuhan di bawah umur.” Terangnya. 

“Sehingga kami dari pihak kuasa hukum meminta kepada pihak kepolisan mengusut tuntas perbuatan pelaku,” pungkasnya.

Admin : (Redaksi GN) 

JELAJAHI