Ketua IWO Lampura Harapkan Sekda dan Inspektorat Lampura Bertindak Tegas Dugaan Pungli di SDN 2 Bukit Kemuning

Lampung Utara – GemilangNews.Com- Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lampung Utara (lampura) Khairil Syarif. SE. mengutuk keras adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kabupaten setempat.

Khairil Syarif menyatakan, berdasarkan hasil temuan tim nya di lapangan menemukan adanya dugaan pungli di SDN 2 Bukit Kemuning. Pihak sekolah terindikasi melakukan pungli dengan dalih untuk menebus seragam olahraga dan seragam batik sekolah dengan rincian dana Rp. 310.000 per siswa/siswi baru.

Selain itu timnya juga menemukan pungutan biaya tambahan sebesar Rp. 65.000 untuk sampul raport dan Rp. 22.000 untuk fotocopy buku pelajaran yang bakal digunakan oleh siswa siswi baru.

“Pada dasarnya setiap sekolah dasar negeri diseluruh Indonesia mendapat program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bertujuan untuk pembiayaan di sekolah berdasarkan juklak dan juknis dan BOS. Dana Bos tersebut bisa dicairkan oleh pihak sekolah setiap empat bulan sekali hingga tahun ajaran berganti, untuk itu pihak sekolah tidak perlu lagi melakukan pungutan terhadap wali murid,” ungkap Khairil kepada wartawan. Kamis (15/7).

Dirinya sangat menyayangkan perbuatan yang dilakukan oleh oknum sekolah tersebut. “Jika benar ada pungli di SDN 2 Bukit Kemuning tersebut, maka masalah ini harus diusut ke dinas terkait untuk diberikan pembinaan. Bila perlu harus dibawa sampai ke ranah hukum, karena ini sudah termasuk tindakan kriminal,” tegasnya. Tim IWO Lampura minta Plt. Kadisdik Lampura bisa bertindak tegas jangan hanya sekedar melalukan pemanggilan saja, sebab permasalah tersebut tidak bisa biarkan, dan Tim IWO Lampura akan selalu megawal terus pemberitaan masalah ini hingga tuntas. Termasuk ASN ini harus dapat Sanksi dari Sekda Lampura, Sudah Jelas Aturannya karena Wajib Belajar 9 Tahun Bebas Biaya..
‘Pungkaanya”,(Tim)

JELAJAHI