Ketua DPD Cilegon : Sukses Cilegon Tidak Boleh Henti Versus Spirit Perubahan

CILEGON-GemilangNew.com

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya, DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Banten yang dipimpin oleh Rama Doni bersama perwakilan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Se-Banten menyerahkan berkas persyaratan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) kepada DPN Partai Gelora Indonesia. Sabtu (08/02/2020).

Ditemui di sela-sela penyerahan Berkas DPW Banten Hikmat Ketua DPD Partai Gelora Cilegon saat di singgung gebrakan apa yang akan di lakukan DPD Banten setelah penyerahan Berkas ke DPN.

Ketua DPD Cilegon mengatakan, Sukses Cilegon tak boleh henti versus Spirit Perubahan. Mestinya kita tidak usah meributkan jargon jangka pendek saja, dengan segala konflik turunanya, buat saya, menurut Kang Hikmat (sapaan akrab Ketua DPD Cilegon), mau Sukses Cilegon tak boleh henti, atau mereka yang mengusung Perubahan dengan aneka jargonnya, hanyalah trick untuk mendapatkan perhatian publik, karena saya yakin pada substansi yang paling dasar adalah bagaimana agar berkuasa secara legal. Karena pemilu pada hakekatnya bertujuan memilih pemimpin untuk melanjutkan ESTAFET pembangunan bangsa, dalam hal ini Cilegon, ujarnya.

Singkat saja, dengan letak geografis kota cilegon yang berada di pintu gerbang pulau jawa, dengan += 25 km panjang pantai yang hampir habis untuk industri dan pelabuhan, sekaligus jumlah penduduk dengan segala potensinya, mestinya hal-hal tersebut yang disodorkan setiap kandidat bukan jargon pendek yang nihil substansi.

Lebih lanjut Kang Hikmat mengungkapkan, “Bahwa terus terang, saya rindu dengan cawalkot yang maju dengan gagasan membangun dengan master plan cilegon 50 atau 100 tahun ke depan mau kita apakan ?.. sehingga jika itu kita miliki bisa menjadi guidance sekaligus visi tiap tiap Calon. kitapun bisa membaca, mana yang hanya berfikir kekuasaan belaka, atau yang benar-benar berfikir untuk cilegon dan rakyatnya dalam arti yang sesungguhnya”, ungkapnya.

Keterangan Gambar : Ketua DPD Cilegon Hikmat Berfoto Bersama Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Annis Matta Saat Penyerahan Berkas Persyaratan DPW Ke DPN Partai Gelora Indonesia. (Dok. Imam Fauji)

Kita sudah sama-sama merasakan efek pembangunan yang “reaktif” tanpa konsep jangka panjang yang jelas dan baik, dimana kesenjangan ekonomi pendidikan dan konflik antara industri dengan lingkungan karena persoalan penataan yang mestinya menyediakan ruang hijau atau buffer zone misalnya, yang pada ahirnya menyisakan konflik tidak perlu yang berkepanjangan.

“Itu semua terjadi karena kita tidak memiliki narasi, pembangunan Cilegon 50 atau 100 tahun ke depan. Sehingga grassroot terus terombang ambing setiap menjelang pilkada tanpa idealisme berfikir jangka panjang. Paling banter ya jadi timses dengan harapan kalo sudah berhasil jadi walikota maka Anu anu anu, dengan harapan akan dapat posisi yang diinginkan, sudah jelas akan banyak pesanan kursi atau jabatan seperti halnya yang banyak terjadi saat ini”.

Admin : Imam Fauji