Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang

PALEMBANG-GemilangNews.Com

Peringatan hari Agraria dan Tata Ruang nasional tahun 2018 dihalaman Gedung kantor Wilayah Badan Pertanahan Negara Prov Sumsel berjalan lancar.(24/09/2018)

Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Zulkarnain Adinegara menjelaskan” Polda bersama BPN ada tim mafia anti tanah yaitu menertibkan masalah-masalah kasus yang memang selama  ini cukup banyak,” ujarnya

Disamping itu BPN sendiri khusus kami ada MoU untuk mensertifikasikan tanah-tanah milik kepolisian. “Allahmdullilah hari ulang tahun Agraria dan Tata Ruang ini kami dari Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada BPN Prov Sumsel supaya menseritifikasikan tanah milik jajajaran Polda Sumsel kalau tidak salah sekitar 30an bidang tapi kedepannya masih banyak yang kami serifikatkan ada mungkin hibah sifatnya balik nama, tentu ini kewenangan BPN dan saya mengucapkan ulang tahun dan selamat hari Agraria,” tarang Kapolda

Kepala Kanwil BPN Prov. Sumatera Selatan, Muchtar Delima dalam hal ini juga menjelaskan. “Dalam arti ruang tanah itu tetap tidak bertambah, tapi manusia bertambah untuk melakukan penataan penguatan kepemilikan dan penggunaan. Dan itu harus asas keadilan maka insyaallah kemakmuran. Kemakmuran itu ada nya jaminan kepastian hukum, bagaimamana tanah itu bisa kita manfaatkan sehingga kita menemukan kemakmuran,” ungkapnya

Saat ditanya soal target, menurut Muchtar, untuk target Nasional pendaftaran sistimatis lengkap tahun ini ada 190000 bidang pemetaan jadi sertifikasinya itu 175000 bidang itu tapi ada kegiatan redistribusi sekitar 10000.

“Allhamdullilah untuk kegiatan tanah sistem lengkap sampai hari ini, detik ini Sumsel pada peringkat kedua Nasional. Jadi menyelesaikan 1650000 sekian pemetaannya berarti sdh mencapai 78%.Target secara nasional itu ditarget kan bahwa tahun 2017 (5 juta), 2018 (7 juta), 2019(9 juta), jadi secara bertahap oleh Bapak Mentri dan  Presiden direncanakan 2025 itu sudah sertifikatkan,” pungkasnya

Reporter: Putra

JELAJAHI