PELAKSANAAN OPERASI DANAU JATI LUHUR JERNIH DI MULAI 3 APRIL 2017

PURWAKARTA-GemilangNews.Com

Siapa yang tidak mengenal danau jati luhur…Danau Jati luhur bukan hanya objek wisata saja danau jati luhur merupakan salah satu objek vital dan strategis yang harus di jaga dan di lestarikan, jadi jika sekarang hal tersebut tidak kita jaga, maka kedepan nya kita akan  melihat banyak nya keramba jaring apung yang kian hari,  minggu,bulan dan tahun nya akan semakin bertambah hingga menumpuk saja keramba ikan nya. Nah untuk itu mari kita sama sama menjaga dan melestarikan hal ini karena nama danau jati luhur ini sudah go internasional.

Menurut kepala staff komando distrik militer 0619 ( kasdim )Mayor Inf.Krismanto  purwakarta dalam sambutan nya di acara gladi menuturkan,dalam melaksanakan operasi danau jati luhur jernih saya akan mencoba memberikan sedikit gambaran mengenai hasil koordinasi yang tentunya akan menjadi bahan percobaan operasi dalam melakukan penertiban keramba jaring apung. 

Penertiban ini sudah kami lakukan sebulan sebelumnya dan hal ini harus ada persiapan persiapan serta sosialisasi kepada pimpinan pengelola ikan  dan oara petani ikan lain nya dengan cara yang benar benar  matang dan harus ada tahapan tahapan berikutnya.  Adapun tahapan yang sudah kita persiapkan yang salah satunya program kerja kita ini akan di mulai pada tanggal 3 bulan april tahun 2017 besok dan sebulan sebelum ini di canangkan kami sudah melaksanakan kegiatan kegiatan seperti sosialisasi dan penertiban ketamba jaring apung,terangnya.

Dari awal kita sudah membuat team kemudian kita telah menentukan tugas dan fungsi masing masing yang menjadi pedoman, membuat SOP membuat suatu protap saat pelaksanaan, kebetulan penertiban keramba jaring apung ini pelaksanaan nya  hingga dua tahun,  jadi dalam tentara pun tidak pernah ada yang namanya operasi hingga dua tahun, jadi ini tugas yang sangat melelahkan, pungkasnya.

sudah begitu yang kita hadapi sekarang mengenai keramba jaring apung dan hal ini adalah sebuah tantangan untuk kodim.

Bukan hanya ada penambahan kuota saja jadi berdasarkan info dari dinas BPMPTSP, dinas perikanan dan PJT yang tadinya 23ribu keramba jaring apung sekarang malah bertambah menjadi 48 ribu jadi dalam satu tahun tadinya kita akan menertibkan keramba jaring apung itu sebanyak 15 ribu persatu tahun nya jadi dalam janhka waktu dua tahun penertiban keramba jaring apung tersebut sudah selesai, namun jika ada keramba jaring apung saat ini mencapai 48 ribu maka program yangbtadinya 15 ribu pertahun maka kemungkinan besar kinerja yang akan di laksanakan di lapangan bisa mencapai 24 ribu keramba jaring apung, meski demikian hal ini akan tetap kami laksanakan sesuai dengan program yang telah di tentukan yang salah satunya tiap tiap petugas sudah di bekali dengan tugas pokok dan pungsinya yaitu pada zona 5 zona,2 dan zona 1 dan mengapa zona 3  dan zina 4 tidak menjadi target penertiban karena di zona 3 dan zona 4 itu sebelumnya sudah kami rapihkan, terangnya. ”

Dalam pelaksanaan penertiban ini pun rencananya dari pihak kementrian itu sendiri juga bakalan hadir selain itu dari pangdam dari jajaran kepolisian daerah jawa barat dan unsur pimpinan tinggi lain nya.

Penertiban keramba jaring apung ini akan di mulai pada zona lima karena pada zona 5 ini, terdapat 7000 keramba jaring apung milik masyarakat non luar purwakarta jadi konsep yang akan kita gunakan adalah bermain di zona 5 karena kebetulan di zona 5 berada di depan denhal jadi dampaknya akan langsung dirasakan  dan oenertiban ini yang kita utamakan betmain di zona 5 karena mayiritas pemiliknya di luar masyarakat purwakarta yang siap ditertibkan, kemudian penindakan di air dan di darat berjalan maka kolam kolam sudah di tertibkan yang pertama dari zona 5 ini akan di tarik menuju tempat penampungan yaitu di pelabuhan  biru jadi pelabuhan biru ini akan jadi tempat penampunga  pertama, sementera setelah penertiban pada zona 5 maka penertiban tersebut akan berlanjut kezona 2 dan 4 tutupnya.

Reporter: Ones

CopyAMP code

JELAJAHI