Damri Tetap Melakukan Penerapan Protokol Kesehatan

JAKARTA-GemilangNews.Com

Sehubungan adanya himbauan Pemerintah guna mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 dengan penerapan physical distancing, Damri mengikuti kebijakan dalam mengatur batas kapasitas penumpang (load factor) bus maksimal 70 persen untuk diluar zona merah sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan RI Nomor 11 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19, untuk terciptanya armada Bus Sehat dengan tetap melakukan penerapan protokol kesehatan.
Berikut informasi trayek Damri Bandara Soekarno Hatta dengan penyesuaian tarif terbaru: Kemayoran Rp.100.000 menjadi Rp. 85.000, Blok M Rp. 100.000 menjadi Rp. 85.000, Rawamangun Rp. 100.000 menjadi Rp. 85.000, Gambir Rp. 100.000 menjadi Rp. 85.000, Kp. Rambutan Rp. 100,000 menjadi Rp. 85.000, Ps. Minggu Rp. 100.000 menjadi Rp.85.000. Tanjung Priuk Rp. 100.000 menjadi Rp. 85.000, Mangga Dua Rp. 100.000 menjadi Rp.85.000, Lebak Bulus Rp.100.000 menjadi Rp.85.000, Pramuka City Rp. 100.000 menjadi Rp. 85.000, Pulo Gebang Rp 100.000 menjadi Rp. 85.000, Serpong Rp.100.000 menjadi Rp. 85.000, Epicentrum Rp.100.000 menjadi Rp.85.000, Pondok Cabe Rp.100.000 menjadi Rp. 85.000, Halim-Bogor Rp. 100.000 menjadi Rp. 85.000, Thamrin Rp. 100.000 menjadi Rp. 85.000, Bekasi Barat Rp. 110.000 menjadi Rp.95.000, Bekasi Timur Rp.110.000 menjadi Rp. 95.000, Harapan Indah Rp.110.000 menjadi Rp.95.000, Depok (Makara UI) Rp.110.000 menjadi Rp. 95.000, Kemang Pratama Rp.110.000 menjadi Rp. 95.000, Karawaci Rp.120.000 menjadi Rp. 105.000, Citra Raya Rp. 120.000 menjadi Rp.105.000, Bogor Rp.140.000 menjadi Rp. 120.000, Cikarang Rp.130.000 menjadi Rp.110.000, Cibinong Rp. 130.000 menjadi Rp.110.000, Sentul City Rp.140.000 menjadi Rp.120.000, Merak Rp.150.000 menjadi Rp.130.000, Pandeglang Rp.160.000 menjadi Rp.135.000, Karawang Rp.170.000 menjadi Rp. 145.000, Purwakarta Rp 180.000 menjadi Rp. 155.000, Sukabumi Rp.230.000 menjadi Rp.195.000, dan Botani-Senayan Rp.80.000 menjadi Rp. 70.000.
“Damri terus berupaya untuk menghadirkan armada Bus Sehat berteknologi terbaru, serta meningkatkan pelayanan dan keselamatan dengan tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19 seperti penyediaan hand sanitizer di bus dan pool, pemakaian masker kepada petugas dan pramudi, penyemprotan desinfektan ke armada bus sebelum dan sesudah beroperasi,” kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Damri, Nico R. Saputra, Senin (30/06/2020).

Kendati demikian, Damri mewajibkan dan meminta bagi calon pelanggan agar mematuhi ketentuan perjalanan Damri sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nomor 9 Tahun 2020, yakni:
Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi “Peduli Lindungi” pada perangkat telepon seluler, Tiba lebih awal di Pool Keberangkatan bus, Membawa dan menunjukkan Surat Identitas Diri yang sah (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah), Membawa dan menunjukkan surat keterangan bebas influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR atau Rapid Test yang berlaku selama 14 hari pada saat keberangkatan, Pelanggan yang dipastikan sehat dan memiliki suhu < 37,3 derajat celcius, Mengenakan masker sebelum perjalanan, saat di dalam bus hingga tiba di tempat tujuan, Menerapkan aturan jaga jarak (physical distancing) selama menunggu di Pool Damri maupun di dalam bus (minimal 1 meter), Mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, Hindari berbicara saat di dalam bus, Menjaga kebersihan selama berada di dalam bus, dan Mengikuti petunjuk petugas Damri.
“Namun untuk persyaratan pelanggan dan kegiatan operasional DAMRI yang disebutkan di atas, tetap menyesuaikan dengan aturan yang diterbitkan oleh kepala daerah masing-masing,” ujarnya. (dade)

JELAJAHI