Antisipasi Kepadatan di Masjid Attaun Tanggal 30 Desember, Polres Bogor Sosialisasikan Himbauan

BOGOR-GemilangNews.Com

Memasuki tanggal 30 Desember 2019 diperkirakan kondisi arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak mulai mengalami kepadatan. Seperti tahun-tahun sebelumnya kawasan puncak tidak hanya dipadati oleh wisatawan yang berlibur untuk menghabiskan malam akhir tahun di wilayah tersebut, pada tanggal 30 Desember juga di wilayah puncak setiap tahunnya diadakan kegiatan keagamaan bertemakan *“Puncak berdzikir”*. Kegiatan tersebut rutin diadakan di seputar masjid At taawun Jalan Raya Puncak KM.90, Tugu Selatan, Kec. Cisarua Kab. Bogor.

Kegiatan Puncak berdzikir dimulai dari pukul 18.00 Wib hingga pukul 02.00 Wib dan dihadiri oleh ribuan jamaah baik dari Kota Bogor / Kabupaten Bogor maupun dari luar Bogor yang akan datang mengikuti kegiatan tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa luas bangunan Mesjid at taawun puncak sebesar 300 m2, dan minimnya lokasi lahan parkir, sehingga dipastikan akan terjadi kekroditan di seputar lokasi kegiatan tersebut.

Berdasarkan pantauan Kasat Lantas Bogor, AKP M. Fadli, jamaah yang akan hadir tidak akan tertampung semua di dalam lokasi masjid sehingga akan memenuhi diluar lokasi masjid, serta minimnya tempat parkir akan memaksa kendaraan parkir menggunakan badan jalan sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas di seputar lokasi kegiatan. Selain itu banyaknya PKL yang berjualan di pinggir-pinggir jalan sehingga menutupi arus kendaraan di kedua arah. Beberaapa antisipasi yang dilakukan oleh Satuan lalu lintas Polres Bogor untuk menghindari kemacetan lalu lintas di lokasi yaitu Menyiapkan kantung parkir yaitu gunung mas, riung gunung dan gantole, Himbauan media terkait kegiatan Puncak berdzikir, Melaksanakan kanalisasi mulai dari gunung mas s/d perbatasan, Bila diperlukan melaksanakan pengalihan arus di tol, Melakukan Sosialisasi terhadap masyarakat untuk menghindari kemacetan yang terjadi di jalur puncak dapat melalui jalur alternatif (Sukabumi / Cariu, Jonggol, Cibubur).

Kami menghimbau kepada masyarakat, apabila memang tidak terlalu urgent atau penting, bisa mengalihkan perjalanannya menggunakan jalut alternatif. Karena di prediksi pada saat perayaan “Puncak Berdzikir” akan menimbulkan kemacetan yang cukup panjang.” Ujar Fadli. (H5H/Red GN)