Graphology Bukan Ilmu Perdukunan

JAKARTA-GemilangNews.Com

Divisi Pengembangan Bisnis Badan Manajemen Jakarta Islamic Centre bersama Komunitas Indonesia Graphology Center, mengadakan kelas bisnis yang mengambil tema mengenal Graphology untuk pengembangan diri dan bisnis, bertempat di ruang Audiovisual 1 Jakarta Islamic Centre (10/10/2019). Acara ini dihadiri oleh puluhan calon-calon pengusaha, serta orang-orang yang sedang merintis usaha dan penggiat UMKM.

Diawal pemaparan materi, Nunki Suwardi yang menjadi salah satu pembicara pada kelas bisnis menceritakan bahwa dari sejak SMP ia sudah belajar dan menekuni ilmu grafologi dan yang kemudian menjadi motivasi untuk masuk kuliah di jurusan psikologi.

Selain itu Nunki juga menceritakan bahwa ia sering dibilang dukun ketika kuliah karena kemampuan grafologinya tersebut. “Karena ilmu ini bisa membaca karakter, minat, sifat dan potensi seseorang hanya melalui tulisan tangan sehingga, saat itu temen temen, dosen, banyak orang yang bilang bahwa ini seperti dukun” lanjutnya.

Dalam pemaparan materinya, menjelaskan, bahwa analisis pola tulisan tangan yang dapat mengidentifikasi kondisi psikologis maupun karakter dari secara umum, grafologi dikategorikan sebagai ilmu seni.

“Graphology adalah analisis pola tulisan tangan yang dapat mengidentifikasi kondisi psikologis maupun karakter dari seseorang. Secara umum, grafologi dikategorikan sebagai ilmu seni.”ujarnya.

Nunki juga mengatakan bahwa tulisan tangan kita tidak pernah berdusta dan tulisan seseorang tidak pernah berubah karena kepribadian kita terus berubah. Ada 150 faktor, dan tulisan kita itu yang mengerjakan otak, tangan adalah alat untuk menggerakannya saja.

Menurut kepala Divisi Pengembangan Bisnis Jakarta Islamic Center M. Rusdy yang juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini mengatakan bahwa” Kegiatan ini amat penting, apalagi tema yang diangkat juga menarik bagaimana akhirnya dengan tulisan tanga kita, kita menjadi tahu apa minat dan kemampuan dalam melihat peluang bisnis kedepannya.”tutupnya. (Rizky)