Babinsa Desa Sumbersih Koramil 0808/18 Panggungrejo Motivasi Gapoktan Pembuatan Pestisida Nabati

BLITAR-GemilangNews.Com

Babinsa Desa Sumbersih Koramil 0808/18 Panggungrejo Kodim 0808/Blitar Serka M. Najib bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Kepala Robertus PPL Desa Sumbersih, BPPP Kecamatan Panggungrejo (Rusdi, SP), POTP Kecamatan Panggungrejo (H. Fiftahul Fuat, SP) dan anggota Bapoktan Mekar Jaya Desa Sumbersih Kec. Panggungrejo melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pestisida nabati yang diikuti oleh Kelompok Tani sekitar 150 orang bertempat di Kantor Desa Sumbersih Jln. Protokol Desa Sumbersih Kec. Panggungrejo Kab. Blitar, Kamis (12/09/2019).

Pembuatan pestisida itu sebagai upaya khusus mengatasi hama pengganggu tanaman berupa ulat, walang sangit serta segala jenis hama pengganggu tanaman dengan bahan yang sederhana dan mudah di dapat disekitar lingkungan, Cara membuatnya pun sangat mudah, serta banyak memberikan keuntungan yang sangat besar bagi para petani warga Desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo yang mana sudah lama terkenal pada petani.

Di hadapan para Kelompok Tani Serka M. Najib menjelaskan, pembuatan pestisida nabati ini sangat bermanfaat guna menekan biaya produksi petani dengan membuat pestisida nabati yang bahan-bahannya ditemukan di sekitar lingkungan/tanaman dari alam.

Perlu diketahui dan dipahami ada banyak hal manfaat pembuatan pestisida nabati ini, salah satu untuk membunuh kuman tanaman (bahasa bataknya Wereng) untuk mengusir hama tanaman secara efektif.

BPP Kecamatan Panggungrejo Bpk. Rusdi, SP menjelaskan dengan adanya kegiatan ini, petani tidak lagi mengeluh terhadap serangan hama pada tanaman padi, dan jenis tanaman lainnya karena semua bahan-bahan baku mudah didapatkan di lingkungan sekitar. Bahkan para petani tidak mengeluarkan biaya sedikit pun untuk membeli semua bahan baku serta ramah lingkungan.

Kepala Desa Sumbersih Bpk. Munawir Ghazali, S.Pdi mengatakan dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini merupakan hal yang positif dan perlu dikembangkan karena bisa menambah ilmu dan juga bisa menghemat biaya anggaran dalam pemeliharaan berkebun maupun bercocok tanam, yang penting para petani ada kemauan, ujarnya (Red).