Supendi Serahkan 351 SK CPNS ASN Indramayu Harus Tingkatkan Kemampuan

Indramayu-GemilangNews.com

Sebanyak 351 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS dari Bupati Indramayu H. Supendi yang merupakan hasil seleksi terbuka tahun 2018 lalu.

Penyerahan SK CPNS dilaksanakan di Alun-Alun Indramayu, Senin (20/05/2019) bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 tahun 2019.

Bupati Indramayu H. Supendi mengatakan, kepada para ASN yang baru menerima SK CPNS diharapkan terus meningkatkan pengetahuan, wawasan, kepribadian dan etika dan tidak boleh manja terhadap pekerjaan. Kemudian harus menjadi ASN yang mandiri tidak ketergantungan kepada pihak manapun terlebih lagi saat ini masuk kedalam era milenial.

Selanjutnya , ASN Indramayu harus menguasai teknologi informasi karena dengan teknologi dapat menambah wawasan dalam bekerja serta senantiasa menciptakan suasana kerja yang kondusif dan ikut membangun kinerja birokrasi, membangun budaya yang positif dan mempunyai etos kerja tinggi.

“ASN Indramayu juga harus dapat mengembangkan kompetensi serta meninggalkan paradigma lama yaitu dari aparatur yang dilayani masyarakat menjadi aparatur yang melayani masyarakat,” tegas Supendi.

Yang juga sangat penting, ASN Indramayu harus menjungjung tinggi nilai-nilai dasar aparatur sipil negara yaitu yang bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, taat dan setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu, Wahidin melalui Kepala Bidang Pengadaan Pegawai, Winaryo, mengatakan, penyerahan petikan SK tersebut merupakan hasil seleksi pengadaan pagawai pada tahun 2018 lalu sesuai dengan lulusan terbaik. Dari 7.228 peserta dan menjalani test dengan sistem CAT yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk 351 formasi, dengan tahapan seleksi administrasi, seleksi kempetensi dasar dan kompetensi bidang dengan menggunakan sistem CAT sehingga transparan dan akuntable.

Dari hasil seleksi tersebut, didapatkan hasil 312 formasi umum, 2 formasi disabilitas, 4 formasi cumlaud, dan K2 sebanyak 33 formasi. (Rakiwan)