Masyarakat Jangan Segan Berkomunikasi Dengan Polisi Militer

PALEMBANG-GemilangNews.Com

Komandan Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS. pada hari Senin (9/7/18) menghadiri undangan Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) II/Sriwijaya Kolonel Cpm Siagian Donald Meyer Baringin, S.IP. dalam acara Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat bertempat di Markas Pomdam II/Sriwijaya Jln. Merdeka No.15C, Kel. 22 Ilir Kec. Bukit Kecil Kota Palembang.

Acara yang diikuti lebih dari 100 orang peserta ini dipimpin langsung oleh Danpomdam II/Sriwijaya Kolonel Cpm Siagian Donald Meyer Baringin, S.IP. dan dihadiri oleh Dandim 0418/Palembang, Dandenpom II/4 Palembang Letkol Cpm Unggul Wahyudi, S.H.M. Tr. (Han), Perwira Staf dan personel Pomdam II/Sriwijaya, Kapolsek Bukit Kecil, FKPPI, Toga, Tomas dan Todat serta masyarakat sekitar.

Pada kesempatan tersebut Danpomdam II/Sriwijaya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin karena sudah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan ini. Danpomdam juga menegaskan kepada seluruh peserta yang hadir untuk tidak segan-segan berkomunikasi secara langsung dengan Danpomdam II/Sriwijaya beserta jajarannya jika ada keluhan, hambatan atau kejadian sosial yang membutuhkan penanganan Polisi Militer. “TNI dan Rakyat adalah satu, suatu kekuatan yang utuh, harus saling memiliki, saling asah, asih dan saling asuh serta saling bahu membahu dalam pembangunan,” ungkap Danpomdam.

Selain menjadi ajang silahturahmi, peserta yang hadir juga mendapatkan pencerahan tentang bahaya narkotika, netralitas TNI dan Bela Negara yang dipaparkan oleh para Kasi Pomdam II/Sriwijaya dan Dandim 0418/Palembang.

Dalam pencerahan materi Wawasan Kebangsaan, Dandim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS. menyampaikan, bahwa ke depan potensi konflik akan disebabkan oleh perebutan sumber energi. “Jumlah kebutuhan penduduk bumi yang sudah mencapai 7 miliar penduduk dengan sumber energi yang tersedia mulai tidak sebanding. Apabila sumber energi fosil, seperti minyak bumi habis, maka orang akan berebut mencari sumber energi alternatif. Salah satu kawasan yang memiliki sumber energi alternatif yang berlimpah adalah Indonesia,” katanya.

“Bukan tidak mungkin konflik di Timur Tengah yang selama ini dipicu perebutan sumber minyak akan pindah ke daerah khatulistiwa, termasuk Indonesia yang kaya akan sumber energi alternatif,” tambahnya.

Reorter: Yuli/Nop