Polres Bogor Berhasil Mengamankan Lima Dari Tujuh Pelaku Yang Terlibat Dalam Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online

KAB.BOGOR-GemilangNews.com

Aksi kejahatan yang menewaskan sopir taksi online di kawasan Pamijahan, Kabupaten Bogor, akhirnya terungkap. Polres Bogor berhasil mengamankan lima dari tujuh pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan sopir taksi online tersebut.

Kelima pelaku itu diantaranya berinisial
AN (20), LN (27), AN (30), MA (40) dan KM (40) . AN diamankan di Subang Jawa Barat, sedangkan empat pelaku lainnya di tangkap di wilayah Kota Bogor.

“Pelaku yang terlibat semuanya ada tujuh. Kita baru mengamankan 5 orang, sementara dua lainnya masih dalam pencarian. AN ditangkap di Subang dan empat pelaku lainnya ditangkap di Cipinang Gading Kota Bogor kemarin,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky kepada wartawan di Mapolres Bogor, Selasa (7/3/2018).

Ketujuh pelaku tersebut, kata Andi, memiliki perannya masing-masing saat melancarkan aksinya. Dimana waktu itu, AN memesan taksi online menggunakan ponsel milik LN dari daerah Sukaraja, Kabupaten Bogor menuju Pamijahan pada Jumat (2/3/18) sekira pukul 22.30 WIB. “Awalnya di Sukaraja hanya empat orang yang naik, kemudian tiga lainnya naik saat sedang dalam perjalanan,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban bernama Justinus Sinaga (41) dijerat menggunakan tali oleh AN. Setelah itu, tangan dan kakinya diikat lakban hitam oleh AN dibantu LN dan KM.

Tidak berhenti disitu, korban kemudian dipukul menggunakan batu sebanyak tiga kali oleh MA dan gagang golok oleh pelaku yang saat ini masih dalam pencarian polisi. “Saat itu korban langsung dibuang ke jurang oleh AN dan dua pelaku yang masih dicari dari dalam mobil di daerah Gunung Picung,” terangnya.

Jasad sopir taksi online asal Depok itu baru ditemukan pada Senin (5/3/18) kemarin sekira pukul 10.00 WIB. Justinus ditemukan tewas dalam keadaan kaki dan tangan terikat, serta mulut dan mata tertutup lakban hitam.