IWAPA Pasar Juma’ah Tolak Relokasi Dan Bantah Klaim Kepala UPTD Pasar

 

PURWAKARTA-GemilangNews.Com

Ketua Ikatan Warga Pasar (IWAPA) pasar Juma’ah Purwakarta Iwan Sofwan membantah klaim kepala UPTD Pasar Juma’ah dan pasar Leuwi Panjang, Yani S yang menyatakan pihaknya sudah berdialog dan menyampaikan kepada para pedagang pasar juma’ah terkait rencana pemkab bahwa pasar juma’ah akan dijadikan mall dan bioskop untuk pertumbuhan ekonomi dan niaga.

“Siapa pedagang pasar juma’ah yang diajak dialog atau sosialisasi terkait rencana pemkab bahwa pasar juma’ah akan dijadikan mall dan hotel. Saya gak tau pedagang pasar mana yang diajak bicara. Saya gak pernah dihubungi, secara resmi membicarakan hal ini belum pernah”, ungkap Iwan dilingkungan pasar juma’ah senin (16/5).

Lebih lanjut, lebih aneh lagi ada bahasa relokasi pedagang pasar juma’ah ke STS akan dilaksanakan setelah ada penandatanganan perjanjian kerjasama. “Kami seluruh pedagang pasar tidak setuju dan menolak tegas yang namanya relokasi, kelangsungan hidup kami pasti mati secara perlahan jika itu dipaksakan. Saya juga pernah berdagang 2 tahun di STS “bangkrut”. tahun 2005 hingga 2007 selesai”, tegas dia.

Menurutnya, beliau ini bukan kapasitasnya mengatakan seperti itu. “Beliau itu harusnya bisa menenangkan pedagang, memberikan pemberitahuan yang mencerahkan. Atuh pake bahasa yang persuasif lah”, ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya selalu membuka diri untuk berdialog kepada pihak mana pun. “Kami sudah melayangkan surat pertengahan april lalu kepada komisi II untuk melakukan audiance, ingin mempresentasikan seperti apa kegiatan ekonomi dan keberadaan para pedagang pasar secara utuh. jangan seolah-olah mereka (anggota DPRD, red) mengerti tentang pasar juma’ah padahal tidak paham, supaya mereka mengerti secara utuh”, kata iwan.

Namun, sambung dia, sudah hampir sebulan berlalu belum ada jawaban atas surat kami itu. “Rencananya kami akan melayangkan kembali surat ke DPRD untuk beraudiance”, pungkasnya.

Reporter: WS